Meski begitu, dalam kondisi lintasan yang berganti-ganti dari basah ke kering, Petrucci mengaku masih harus mempelajari ban baru Michelin. Ia tak mengira bisa berkendara di kondisi kering, tapi lintasan cukup baik saat berangin. Petrux juga ingin melakukan lebih banyak lap, tapi Michelin melarangnya menjalani lebih dari 15 lap, yakni setengah durasi balap.
"Saya masih harus memahami reaksi ban, karena saya mengerem terlalu dalam dengan ban ini, dan saya selalu berusaha membebani ban depan. Jadi seolah saya masih berkendara dengan Bridgestone. Meski begitu, ban belakangnya punya banyak grip seperti di Sepang," ujar pebalap Italia berusia 25 tahun ini kepada Crash.net.
Petrucci pun mengaku belum bisa melakukan simulasi balap hingga uji coba Qatar, 2-4 Maret mendatang. "Kami masih harus memahami durabilitas ban, namun sepertinya simulasi balap baru bisa dilakukan di Qatar, karena saat ini masih banyak hal yang harus kami jajal dan simulasi balap belum seberapa penting," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tercepat di Australia, Petrucci Masih Pelajari Michelin
Otomotif 18 Februari 2016, 10:30
-
Petrucci Pimpin Hari Pertama Uji Coba MotoGP Australia
Otomotif 17 Februari 2016, 14:00
-
Petrucci: Kalau Comeback, Stoner Bakal 'Acak-Acak' MotoGP
Otomotif 3 Februari 2016, 14:30
-
Tercepat di Uji Coba Sepang, Petrucci Malah Merendah
Otomotif 3 Februari 2016, 10:00
-
Petrucci Tercepat di Hari Kedua Uji Coba MotoGP Malaysia 2016
Otomotif 2 Februari 2016, 17:20
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR