
Bola.net - - Pembalap Petronas Raceline Malaysia Moto2, Hafizh Syahrin tampaknya akan bertahan di Moto2 tahun depan, sebelum diperkirakan akan naik ke MotoGP pada tahun 2019 mendatang. Hal ini menyusul kabar bahwa Syahrin menjadi salah satu kandidat LCR Honda di MotoGP tahun depan.
Empat tahun membalap secara penuh di Moto2, prestasi terbaik Syahrin adalah finis ketiga saat turun sebagai rider wildcard di Sepang pada 2012. Tahun lalu, ia kerap tampil gemilang dan mengakhiri musim di peringkat kesembilan, dan saat ini tengah duduk di peringkat ke-11 pada klasemen pembalap.
CEO Sirkuit Sepang, Razlan Razali yang mendalangi kesuksesan MotoGP Malaysia, dikenal sangat mendukung program rider lokalnya di Moto3 dan Moto2. Meski begitu, Razlan yakin bakal terlalu dini bagi Syahrin yang kini berusia 23 tahun untuk naik ke MotoGP tahun depan.
"MotoGP Malaysia akan meningkatkan jumlah penonton jauh lebih tinggi dan kami akan mendukung Hafizh bila diperlukan. Kami telah bicara dengan beberapa tim, namun saya rasa 2018 terlalu dini untuknya naik ke MotoGP," ujar Razali kepada Crash.net.
Pimpinan LCR Honda, Lucio Cecchinello membeberkan bahwa pemerintahan Malaysia memang tertarik menurunkan Syahrin di MotoGP tahun depan. Sayang, situasi finansial dan belum adanya kepastian sponsor utama LCR membuat Cecchinello belum mau memastikan slot rider kedua.
Di lain sisi, Razali juga meyakini bahwa tugas terbesar pembalap berjuluk Pescao tersebut adalah konsisten tampil di papan atas Moto2. "Target kami adalah Hafizh harus tampil konsisten di posisi lima besar dan ikut memperebutkan podium di Moto2 sebelum naik ke MotoGP, mungkin 2019," pungkas Razali.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Terlalu Dini Bagi Hafizh Syahrin ke MotoGP 2018'
Otomotif 10 Juli 2017, 14:15
-
Galau, LCR Honda Maju-Mundur Soal Rider Kedua
Otomotif 10 Juli 2017, 13:15
-
Impian Terbesar Marquez: Jadi Musuh Sang Adik di MotoGP
Otomotif 7 Juli 2017, 16:30
-
Marc Marquez Puji Sang Adik Ambil Keputusan Bijak
Otomotif 7 Juli 2017, 15:30
-
Thomas Luthi Serius Negosiasi dengan LCR Honda?
Otomotif 7 Juli 2017, 10:00
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR