Bola.net - - Masih berusia 27 tahun, Bradley Smith sudah terancam terdepak dari grid MotoGP musim depan, dan rider Red Bull KTM Factory Racing ini mengaku tak habis pikir soal tren terbaru yang tengah bergulir, di mana tim dan pabrikan lebih getol memburu para rider muda, alih-alih mempertahankan para rider berpengalaman.
Komentar ini disampaikan Smith kepada Speedweek, menyusul gosip bahwa rider Moto2 yang masih berusia 19 tahun, Fabio Quartararo digosipkan bakal naik ke MotoGP bersama Yamaha-SIC, tim yang juga menjadi incaran Smith pasca dipastikan terdepak dari KTM dan digantikan Johann Zarco musim depan.
Hal serupa juga melanda Suzuki Ecstar, yang memilih menggaet rider berusia 20 tahun, Joan Mir, ketimbang mempertahankan Andrea Iannone yang baru-baru ini mengoleksi dua podium. Tren yang disebut 'Teenage Mania' ini mengganjal di benak Smith, yang belakangan juga blak-blakan tak keberatan jika harus pensiun dini.
Pencarian 'Marquez Baru'

Smith pun melontarkan sindiran bahwa pabrikan peserta MotoGP saat ini hanya takut tak bisa memiliki rider yang selevel dengan Marc Marquez. "Itulah yang terjadi. Semua pabrikan takut terlewat mendapatkan para 'Marquez baru'. Sesederhana itu. Jika Anda bertanya pada saya apakah ada 'Marquez baru', maka jawaban saya adalah tidak," ujarnya.
Di lain sisi, Smith dapat memaklumi mengapa tren 'Teenage Mania' ini jadi digemari. "Jika Anda merupakan sebuah pabrikan dan tidak mengambil risiko macam itu, maka pabrikan lainlah yang akan mendapat talenta hebat itu, sementara Anda bakal tampak bodoh dan kehilangan peluang besar," ungkap runner up GP125 2009 ini.
Petrucci Rider Beruntung

Smith pun menyatakan bahwa Danilo Petrucci merupakan rider yang cukup beruntung. Sempat ingin pensiun pada akhir 2014, rider Italia 28 tahun ini 'diselamatkan' oleh Ducati, yang bersedia memberinya waktu untuk berkembang lebih jauh.
Petrucci pun berhasil, dan akhirnya mendapatkan peluang membela tim pabrikan musim depan. "Saya suka rider seperti Danilo. Secara tak terduga, ia malah akan jadi rider tim pabrikan Ducati. Ia mendapat kesetiaan dari Ducati dan mendapatkan waktu dari mereka untuk berkembang," ungkap Smith.
Kesabaran Dovizioso

Rider Inggris ini juga menyebut perjalanan karir Andrea Dovizioso merupakan sebuah inspirasi, dan pabrikan MotoGP sebaiknya belajar darinya. Dovizioso dikenal pernah membela Honda dan Yamaha, sebelum hijrah ke Ducati pada 2013 dan memimpin proses pengembangan Desmosedici selama enam tahun belakangan.
"Dovi tak menjadi pemenang dalam semalam. Ia malah harus menunggu lima musim untuk sering menang. Dovi bekerja sangat keras selama bertahun-tahun dan mengembangkan motor Ducati. Kesabaran tampaknya kini tak lagi dipedulikan pabrikan, di seluruh dunia, tak hanya di MotoGP. Dalam semua industri, orang ingin melihat hasil baik secara instan. Semua orang berpikir bisa menyulap anak ajaib dalam enam bulan saja," pungkas Smith. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Tim MotoGP Harus Belajar dari Kesabaran Petrucci-Dovizioso'
Otomotif 31 Juli 2018, 14:45
-
Rossi: Sudah Saatnya Saya 'Ganggu' Marquez!
Otomotif 30 Juli 2018, 15:10
-
Honda Prediksi Perang Antara Marquez-Lorenzo
Otomotif 30 Juli 2018, 14:20
-
Nasihat Kakak Bikin Alex Marquez Nurut Bertahan di Moto2
Otomotif 30 Juli 2018, 13:20
-
Kehidupan Dipengaruhi 'Sepang Clash', Marquez Waspadai Rossi
Otomotif 30 Juli 2018, 12:20
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR