Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez menyatakan bahwa perselisihannya dengan Valentino Rossi pada 2015 telah memberi banyak pengaruh pada kehidupannya. Kini, Marquez lebih berhati-hati dalam bicara dan bersikap. Ini ia sampaikan kepada Mundo Deportivo.
Marquez dan Rossi yang tadinya memiliki hubungan yang sangat baik, mendadak berselisih usai Rossi menuduhnya berkhianat dan bersekongkol dengan Jorge Lorenzo demi menjegalnya merebut gelar 2015. Situasi makin buruk usai keduanya bersenggolan di Malaysia, insiden yang dikenal dengan 'Sepang Clash'.
Keduanya sempat berbaikan usai tewasnya rider Moto2, Luis Salom di Catalunya, Spanyol 2016, namun kembali berselisih usai Marquez menyenggol Rossi di Termas de Rio Hondo, Argentina pada April lalu. Kini keduanya kembali tak saling bicara, menyusul Rossi menyebut Marquez sebagai rider berbahaya.
Lebih Baik Bicara di Lintasan

"Cara saya dalam menjalani apa pun kini sangat dipengaruhi oleh situasi pada 2015. Mustahil mengendalikan peristiwa-peristiwa di luar lintasan. Apa pun yang Anda katakan, orang selalu hanya mengerti hal-hal yang hanya mereka mau. Tapi saya yakin tak semua orang begitu," ujar Marquez.
Rider berusia 25 tahun ini pun tak membalas konfrontasi Rossi secara verbal, melainkan dengan cara meraih hasil baik di lintasan. Pada 2016 dan 2017, ia pun sukses merebut gelar. "Bagi saya, situasi waktu itu sangat berat. Saya menjalani masa-masa buruk. Tapi saya yakin saya bicara banyak di lintasan setahun setelahnya. Kini semuanya berjalan baik," ungkapnya.
Waspadai Rossi

Kini Marquez kembali mendapat perlawanan sengit dari Rossi, dan tandemnya di Yamaha, Maverick Vinales. Meski Yamaha belum meraih kemenangan sejak setahun lalu, kedua rider ini ada di peringkat kedua dan ketiga pada klasemen pembalap, mengancam peluang Marquez mempertahankan gelar.
"Rider yang berada di peringkat kedua adalah rival paling berbahaya, dan dia adalah Vale. Kemudian ada Maverick, yang duduk di peringkat ketiga. Orang bilang Yamaha tampil buruk, tapi buktinya mereka naik podium di setiap balapan, ada di peringkat kedua dan ketiga. Mereka punya potensi dan kami harus tetap waspada," pungkas Marquez. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Sudah Saatnya Saya 'Ganggu' Marquez!
Otomotif 30 Juli 2018, 15:10
-
Kehidupan Dipengaruhi 'Sepang Clash', Marquez Waspadai Rossi
Otomotif 30 Juli 2018, 12:20
-
Dilema Yamaha: Klasemen Menjanjikan, Masih Paceklik Kemenangan
Otomotif 26 Juli 2018, 11:25
-
Inilah Rahasia Sukses Rossi-Marini Kompak Podium di Sachsenring
Otomotif 25 Juli 2018, 14:20
-
Rossi: Dulu MotoGP Lebih Romantis, Kini Membosankan
Otomotif 24 Juli 2018, 15:20
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
-
Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:36
-
Catatan Menarik Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Batu Sandungan The Gunners
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:34
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:21
-
AC Milan dan Pelajaran Mahal Tentang Kedewasaan
Liga Italia 9 Januari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR