
Sepanjang musim ini, Rabat mendapatkan tawaran dari Aspar, Gresini dan Pramac Ducati, namun pebalap berusia 25 tahun ini menolak mentah-mentah dan memilih bertahan di Moto2 bersama Marc VDS.
"Jika harus ke MotoGP, maka motor saya harus bagus. Jika tidak, saya tak mau. Saya membalap untuk menang dan saya punya motor bagus di Moto2. Tentu saja saya menolak ke MotoGP," ujar Rabat kepada Marca.
Rabat pun yakin bisa mempertahankan gelarnya tahun depan. "Kami akan menjajal Kalex baru bulan Februari mendatang. Performa motor kami sangat meningkat, saya tak bisa meminta lebih dari ini. Saya puas atas keputusan saya dan saya yakin bisa tampil di papan atas," tutupnya. (mrc/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terdepak dari Moto2, Mattia Pasini Ogah ke WSBK
Otomotif 15 Desember 2014, 19:30
-
Tito Rabat: Buat Apa ke MotoGP Tanpa Motor Bagus?
Otomotif 15 Desember 2014, 17:30
-
Libas Pebalap Terbaik, Marc Marquez Juarai Superprestigio II
Otomotif 15 Desember 2014, 09:30
-
Marc Marquez Bicara Soal Kritik Kepindahannya ke Andorra
Otomotif 13 Desember 2014, 09:15
-
10 Juara Dunia Ikuti Balap Flat Track Marc Marquez
Otomotif 11 Desember 2014, 13:00
LATEST UPDATE
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




















KOMENTAR