
Bola.net - Pebalap ONEXOX TKKR SAG Team Moto2, Remy Gardner, akhirnya membenarkan bahwa dirinya sempat didekati oleh KTM untuk diturunkan di MotoGP 2020. Meski begitu, lewat MotoGP.com, rider Australia tersebut mengaku telah menolak tawaran tersebut dengan alasan belum siap.
Gardner, yang merupakan anak dari juara dunia GP500 1987, Wayne Gardner, memang tampil menggebrak di Moto2 tahun ini. Ia sukses meraih pole perdananya di Assen, Belanda, dan podium perdananya di Argentina usai finis kedua. Ia juga tampil konsisten di papan atas.
Rider 21 tahun ini mengaku tawaran dari KTM datang usai pekan balap di Austria pada Agustus, yakni pekan balap di mana Johann Zarco meminta KTM memutuskan kontraknya akhir tahun nanti, dan saat Gardner memperebutkan kemenangan sebelum jatuh dan gagal finis.
Tim Pabrikan atau Tech 3?
"Tawaran itu datang beberapa waktu lalu. Manajer saya bilang ia menunggu panggilan telepon dari KTM dan bertanya apa yang saya pikirkan. Saya bilang saya ingin lanjut di Moto2 satu tahun lagi. Ini terjadi setelah saya balapan di Austria, sebelum saya ditabrak," ungkapnya.
Gardner juga mengaku ingin menghormati kontraknya dengan SAG Team. "Saya bilang saya ingin bertarung di depan. Toh saya punya kontrak dua tahun dengan SAG. Saya senang dengan tim ini, dan saya rasa lebih baik bertahan di sini untuk sekarang," tuturnya.
Meski begitu, Gardner mengaku tak tahu KTM ingin meletakkannya di tim yang mana: tim pabrikan atau Tech 3. "Pembicaraan kami tak sampai sejauh itu. Mereka hanya menunjukkan ketertarikan kepada saya. Jadi diskusi kami tak pernah sejauh itu," ujarnya.
Masih Ingin Naik ke MotoGP
Walau menolak tawaran KTM, Gardner menyatakan bahwa MotoGP masih menjadi targetnya di masa mendatang. Atas alasan ini, ia merasa masih harus membuktikan diri di Moto2. Ia juga yakin, sekalinya ia mengendarai motor MotoGP, ia pasti bisa tampil baik.
"Jujur saja saya merasa bisa mengendarai MotoGP lebih baik daripada Moto2. Tubuh saya besar dan berat, dan tiap kali pakai motor yang lebih besar, rasanya jadi lebih mudah. MotoGP jelas target semua rider, tapi saya harus bekerja keras lebih dulu di Moto2, menunjukkan potensi dan meraih hasil baik," pungkasnya.
Dalam pekan balap Moto2 Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi akhir pekan ini, Gardner duduk di peringkat 12 pada klasemen pebalap dengan koleksi 64 poin, jumlah poin yang juga diraih sang tandem, Tetsuta Nagashima, di peringkat 13.
Sumber: MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tolak Tawaran KTM ke MotoGP, Remy Gardner Akui Belum Siap
Otomotif 18 Oktober 2019, 19:05
-
Hasil FP2 Moto2 Jepang: Marquez Kalahkan Catatan Binder
Otomotif 18 Oktober 2019, 12:56
-
Hasil FP1 Moto2 Jepang: Brad Binder Asapi Rider Tuan Rumah
Otomotif 18 Oktober 2019, 08:40
-
Serunya Kunjungan 5 Bintang MotoGP ke Pameran TeamLab Tokyo
Open Play 17 Oktober 2019, 13:20
-
Thailand Bisa Susul Qatar Gelar MotoGP Malam Hari
Otomotif 15 Oktober 2019, 12:00
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR