Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, tak menutup kemungkinan bahwa rider pengganti sementara Takaaki Nakagami di tiga seri terakhir MotoGP musim ini, Johann Zarco, bakal tampil lebih kompetitif dibanding rider Repsol Honda saat ini, Jorge Lorenzo. Hal ini ia sampaikan kepada Diario AS.
Zarco akan turun di Australia, Malaysia, dan Valencia dengan RC213V versi 2018 karena Nakagami akan menjalani operasi bahu. Cecchinello pun mengaku ingin rider Prancis tersebut mampu meraih poin, bahkan masuk 10 besar, yakni hasil yang kerap diraih 'Taka' sebelum kecelakaan di Assen, Belanda.
"Kami ingin Johann dapat poin, dan bakal positif jika bisa finis di 10 besar, seperti yang dilakukan Taka dalam 9 dari 15 seri. Ini target utama, tapi saya tak berharap ia langsung garang pada balapan pertamanya. Ini kesempatan bagi Johann mengenal Honda," ujarnya seperti yang dikutip Todo Circuito.
Zarco Ingin Balas Dendam
Banyak pihak berspekulasi kesempatan ini adalah 'latihan' bagi Zarco sebelum menggantikan Jorge Lorenzo di Repsol Honda musim depan. Cecchinello tak mau mengomentari isu itu, tapi yakin Zarco berpeluang tampil lebih baik dari Lorenzo, karena RCV 2018 lebih mudah dikendarai ketimbang RCV 2019 milik Lorenzo.
"Johann akan tampil dengan motivasi tinggi, karena ia ingin balas dendam atas segala masalahnya di KTM. Mungkin saja ia akan tampil lebih baik dari Jorge. Tapi ini bukan berarti Jorge tak punya potensi yang lebih besar. Kita tetap tak boleh lupa atas apa yang telah ia goreskan dalam sejarah balap motor," ungkapnya.
Bukan Jorge Lorenzo yang Kita Kenal
Cecchinello juga menyampaikan harapannya agar Lorenzo bisa bangkit dari keterpurukan, demi menunjukkan bahwa sang 5 kali juara dunia itu belum 'habis'.
"Saya harap Jorge bisa menemukan rasa nyamannya. Jorge punya berbagai masalah akibat kecelakaan, cedera, dan masalah fisiknya. Saat ini ia bukan Jorge Lorenzo yang kita kenal. Ia punya masalah mentalitas, fisik, dan kepercayaan. Jika bertarung dengan situasi macam ini, mentalitas Anda bisa berubah," tutupnya.
Saat ini, Lorenzo tengah berada di peringkat 19 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 23 poin, tertinggal empat poin dari Zarco yang ada di peringkat 18.
Sumber: Diario AS/Todo Circuito
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
LCR Honda Prediksi Zarco Lebih Kompetitif dari Lorenzo
Otomotif 18 Oktober 2019, 15:25
-
Jorge Lorenzo Masih Punya Harapan Besar Kompetitif di Honda
Otomotif 18 Oktober 2019, 14:40
-
Jorge Lorenzo: Talenta Saya Tak Berkurang Meski Buruk di Honda
Otomotif 18 Oktober 2019, 13:15
-
Zarco Datang, Lorenzo Tegaskan Ingin Bertahan di Honda
Otomotif 17 Oktober 2019, 18:25
-
Jorge Lorenzo Ogah Patok Target Muluk di MotoGP Jepang
Otomotif 16 Oktober 2019, 09:18
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR