
Bola.net - Team Principal Trackhouse Racing, Davide Brivio, mengaku takkan menutup kemungkinan untuk menggaet Joan Mir dan Joe Roberts di MotoGP 2025. Namun, skuadnya ingin terlebih dahulu mengevaluasi performa kedua rider mereka saat ini, Raul Fernandez dan Miguel Oliveira.
Kontrak kedua rider ini terikat dengan Aprilia Racing, dan akan habis akhir musim nanti. Fernandez, yang masih berusia 23 tahun, mulai tampil lebih kompetitif, bahkan kerap mengasapi Oliveira yang lebih senior. Namun, sampai kini keduanya belum konsisten menyaingi Aleix Espargaro dan Maverick Vinales.
Di lain sisi, dua kursi Trackhouse diincar juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020, Joan Mir, serta pembalap Moto2 asal Amerika Serikat, Joe Roberts. Lewat MotoGP.com pada Rabu (12/6/2024), Brivio menyatakan skuadnya tak terburu-buru menentukan line up, dan kan mengambil keputusan bersama Aprilia.
Ambil Keputusan Bersama Aprilia

"Kami bekerja sangat dekat dengan Aprilia dan Massimo [Rivola, CEO Aprilia Racing]. Tentu saja, pada akhirnya ini adalah keputusan Trackhouse. Namun, kami ingin mengambil keputusan bersama," ungkap Brivio, yang merupakan eks Team Principal Yamaha Factory Racing dan Suzuki Ecstar.
"Kami takkan mengambil keputusan yang bertentangan satu sama lain. Kami berdiskusi dan kami bekerja menuju ke arah yang kurang lebih sama. Saya yakin kami akan menemukan solusi yang baik untuk kedua belah pihak," lanjut pria asal Italia ini.
Brivio juga menanggapi rumor bahwa Trackhouse, tim yang berasal dari Amerika Serikat, sedang bernegosiasi dengan Roberts. Saat ini, rider American Racing Team tersebut sedang menduduki peringkat kedua pada klasemen pembalap Moto2 dengan koleksi 115 poin.
Harus Pahami Target Tim Terlebih Dahulu

Brivio pun tak memungkiri Roberts bisa jadi prospek yang baik bagi Trackhouse. "Bakal menyenangkan menaungi pembalap Amerika Serikat. Namun, waktunya harus tepat, dan momennya juga harus tepat. Kami bakal senang mendapatkan pembalap Amerika Serikat," tuturnya.
"Namun, kami juga harus melihat program tim kami dan melihat apa yang kami ingin raih. Kami harus melihat apa ambisi kami. Ketika semua sudah cocok, maka kami bakal senang menggaet rider Amerika Serikat," lanjut eks Direktur Balap Alpine F1 Team ini.
Brivio, yang diketahui punya hubungan baik dengan Mir sejak di Suzuki, juga tak memungkiri bahwa Mir bisa jadi pilihan. "Saat ini, kami harus bicara terlebih dahulu dengan para rider kami yang sudah ada. Setelahnya, jika sesuatu terjadi, siapa pun bisa menjadi opsi kami," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Sejarah Maverick Vinales dan KTM: Pernah Juara Bareng, Kini Ingin Kolaborasi Lewat GASGAS
- Maverick Vinales Merapat ke GASGAS, Ada Apa dengan Aprilia?
- Ducati 'Bodo Amat' Soal Marc Marquez Jadi Musuh Publik Italia: Hampir 10 Tahun Berlalu!
- Davide Tardozzi Pede Ducati Bisa Bikin Akur Marc Marquez dan Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Formula 1, Davide Brivio Resmi Kembali ke MotoGP Lewat Trackhouse Racing
Otomotif 8 Februari 2024, 16:37
-
Davide Brivio Akhirnya Pilih Pergi dari Alpine, Kembali ke MotoGP Lewat Repsol Honda?
Otomotif 13 Desember 2023, 10:36
-
Davide Brivio Tinggalkan Alpine demi Pimpin Repsol Honda di MotoGP 2024?
Otomotif 27 September 2023, 11:50
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR