Bola.net - - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi belakangan ini blak-blakan membicarakan gaya hidupnya sebagai rider MotoGP paling populer dan masa pensiun macam apa yang ia inginkan suatu saat nanti. Kepada Speedweek, The Doctor pun mengakui bahwa menjadi terkenal tidak selalu menyenangkan, bahkan membuatnya sempat bersedih hati.
Sebagai sembilan kali juara dunia, yang juga memiliki karakter unik dan humoris, Rossi merupakan rider MotoGP dengan fanbase terbesar di dunia. Prestasinya yang mentereng memang membuatnya merasa sangat bahagia, namun efek sampingnya, yakni popularitas yang tinggi, membuatnya kesulitan menjalani hidup normal seperti manusia biasa.
"Sering kali saya merenung, sudah seberapa jauh saya melangkah. Ada kalanya saya sedih karena memikir ulang seluruh hidup saya, bahkan saat berada di Tavullia. Rasa-rasanya saya ingin punya kehidupan lain saja. Tapi pada akhirnya, saya tetap untung banyak. Hidup saya spesial. Saya ingin balapan motor, dan jika popularitas adalah harga yang harus saya bayar, maka saya terima," ungkapnya.
Bersyukur Tinggal di Desa Kecil
Meski sempat tinggal di London, Inggris selama beberapa musim perdananya di kelas tertinggi, Rossi akhirnya kembali tinggal di Tavullia, Italia. Ini merupakan salah satu hal yang sangat ia syukuri, karena ia bisa hidup normal dikelilingi keluarga dan sahabat-sahabatnya sejak kecil.
"Saya beruntung lebih dari 20 tahun selalu bisa hidup senormal mungkin. Saya tinggal di Tavullia, yang tetap merupakan desa kecil, dan saya masih dikelilingi sahabat lama saya: 75% dari mereka bahkan sudah jadi teman saya sejak masa sekolah," kisah rider yang identik dengan warna kuning ini.
"Saya suka gaya hidup begini, terasa lebih nyata. Jika banyak mengubah gaya hidup, jadi kaya dan terkenal, Anda bisa saja tetap menikmatinya, tapi takkan senikmat hidup normal. Setiap orang jelas berbeda, tapi beginilah saya dan saya mensyukuri apa yang saya punya," lanjut Rossi.
Ingin Berkeluarga, Juga Tetap Balapan

Kini telah menginjak usia 40 tahun, Rossi yang saat ini menjalin kasih dengan model Italia, Francesca Sofia Novello, tak memungkiri kini sudah mendambakan keluarga dan anak. Meski begitu, ia mengaku ingin tetap menyibukkan diri di lintasan balap saat masa pensiunnya datang nanti.
"Saya menginginkan sebuah keluarga. Saya ingin setidaknya satu anak, lalu kita lihat nanti! Hanya ada sedikit waktu tersisa, 2-3 tahun. Setelahnya, saya ingin tetap balapan, tapi dengan mobil. Kami sudah memikirkan apa yang akan saya lakukan, dan ada beberapa ide menarik karena saya ingin tetap menjadi pebalap," ujar Rossi.
Ia pun mengaku lebih ingin berkompetisi di ajang balap mobil yang sesungguhnya, bukan ajang reli, meski ia merupakan tujuh kali juara Monza Rally Show dan sempat turun di beberapa seri Kejuaraan Reli Dunia (WRC).
"Mungkin level performa dan kerja kerasnya takkan sama, karena hidup di level tinggi sudah sangat bikin saya stres! Tapi saya tak ingin berhenti. Saya ingin mengendarai mobil, tapi lebih ke lintasan balap ketimbang reli, karena bakal sulit mencapai level yang bagus di ajang reli. Lagipula, lintasan balap merupakan 'habitat' alami saya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akankah Rossi-Hamilton 'Tukar' Kendaraan di Abu Dhabi?
Otomotif 22 Maret 2019, 14:25
-
Valentino Rossi Bicara Soal Gaya Hidup dan Masa Pensiun
Otomotif 22 Maret 2019, 13:10
-
Ragu Turunkan Tim di MotoGP, Rossi Fokus Didik Rider Muda
Otomotif 22 Maret 2019, 12:40
-
Valentino Rossi: Balapan Sampai 2022? Belum Kepikiran!
Otomotif 22 Maret 2019, 12:10
-
Valentino Rossi: Karier Panjang, Wajar Pernah Terpuruk
Otomotif 21 Maret 2019, 09:45
LATEST UPDATE
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR