
Bola.net - Semasa berkarier di Grand Prix, Valentino Rossi memang punya sederet rival sengit. Namun, yang paling bebuyutan adalah Max Biaggi, yang bahkan sudah jadi musuhnya ketika ia masih turun di GP125 sementara Biaggi sudah naik ke GP250. Rivalitas mereka begitu melegenda, hingga sampai sekarang pun mereka tak berteman.
Meski begitu, dalam program 'Le Iene' yang dikutip GPOne pada Selasa (26/10/2021), Rossi mengaku kini ia dan Biaggi sudah saling sapa, terutama saat jumpa di paddock MotoGP. Seperti yang diketahui, Rossi masih aktif balapan meski pensiun akhir musim nanti. Sementara itu, Biaggi adalah bos Sterilgarda Max Racing Team dan duta Aprilia.
Dalam wawancara itu, The Doctor mengenang duelnya dengan The Roman Emperor dalam GP500 Jepang 2001 di Suzuka. Dalam balapan itu, momen 'bersejarah' memang terjadi usai keduanya cekcok. Biaggi terlihat menyenggol Rossi ketika keluar dari tikungan, dan Rossi yang naik pitam mengacungkan jari tengah usai menyalip.
Akui Rivalitas yang Fantastis

Rossi pun menyebut momen itu sebagai salah satu momen hebat dalam kariernya. "Suzuka adalah trek yang fantastis dan ada pertarungan hebat dengan Max. Saya coba menyalip dari jalur luar, dan ia menyikut saya. Saya kemudian menyalipnya dan menunjukkan jari tengah kepadanya. Itu momen hebat!" ungkap sembilan kali juara dunia ini.
"Rivalitas kami fantastis, di mana kami berebut gelar. Duel kami sedikit bagaikan perkelahian jalanan namun menyenangkan. Saat kami masih balapan bersama, hubungan kami tidaklah menyenangkan. Namun, kini ketika kami saling jumpa, kami saling berkata 'halo'. Kami berbagi sebuah pengalaman hebat dan ini menyenangkan," lanjut Rossi.
Kepada Corsedimoto pada Minggu (31/10/2021), Biaggi mengakui dirinya tak punya hubungan pertemanan dengan Rossi sampai sekarang. Namun, enam kali juara dunia ini meyakini bahwa ada peluang bagi mereka untuk akur dan memperbaiki hubungan. Biaggi yakin hal ini bisa terjadi, karena berkaca pada rivalitasnya dengan Loris Capirossi.
Senang Banyak Orang Ternyata Masih Ingat

"Kami tak punya hubungan khusus. Tapi saya yakin, pada bagian kedua hidup kami sesuatu telah menunggu kami, karena ini juga terjadi pada saya dan Loris. Dulu rivalitas kami panas, namun kini kami sering saling telepon. Jika saya butuh sesuatu, kami bicara. Akhirnya kami punya hubungan yang indah dan santai. Kami tak merasa perlu bersahabat, tapi saya menghormatinya," tutur Biaggi.
Senada dengan Rossi, Biaggi menyatakan bahwa rivalitas mereka memang sangat hebat walau kala itu terasa tak menyenangkan. Pria berusia 50 tahun ini mengaku kerap tersentuh ketika para penggemar mengenang momen-momen sengit mereka bertarung di lintasan. Ia pun senang bisa memberikan kebahagiaan kepada mereka.
"Butuh sungai tinta untuk mengisahkan semua di atas kertas. Itu masa-masa yang baik, dan ternyata tetap baik pula bagi banyak orang. Anda menyadarinya saat bertemu orang dan mereka mengingat momen-momen itu. Mereka adalah penggemar, sementara kami adalah 'aktor' di dunia balap. Tapi mereka juga 'sutradara', orang-orang yang membentuk citra, yang mengamati Anda," tutupnya.
Sumber: GPOne, Corsedimoto
Baca Juga:
- Para Legenda Italia Jagokan Pecco Bagnaia Jadi Penerus Valentino Rossi
- 'Fabio Quartararo Juara MotoGP yang Rendah Hati, Penuh Hormat, dan Sopan pada Rival'
- Andrea Dovizioso: Fabio Quartararo Lihai Tutupi Kelemahan Yamaha
- Jorge Lorenzo Puji Kegigihan Fabio Quartararo Tampil Konsisten di MotoGP 2021
- Franco Morbidelli Mengaku 'Campur Aduk' saat Maverick Vinales Tinggalkan Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luca Marini Akui Sempat Sulit Akur dengan Valentino Rossi, Jarak Usia Jadi Kendala
Otomotif 1 November 2021, 13:15
-
Fabio Quartararo Terharu Fans Valentino Rossi Ikut Rayakan Gelar Dunianya
Otomotif 1 November 2021, 11:37
-
Valentino Rossi-Max Biaggi Sudah Saling Sapa, Optimistis Kelak Bisa Akur
Otomotif 1 November 2021, 10:37
-
Yamaha: Fabio Quartararo-Valentino Rossi Mirip, Sama-Sama Bikin Tim Ceria
Otomotif 27 Oktober 2021, 14:12
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR