
Bola.net - MotoGP Legend, Valentino Rossi, mengaku sempat ragu-ragu membentuk VR46 Riders Academy. Sebab, ia merasa takut anak-anak didiknya kelak justru berubah menjadi musuhnya. Namun, niatannya membantu para rider muda Italia tetap ia jalankan demi mengenang mendiang kawan baiknya, Marco Simoncelli.
Akademi ini dibentuk Rossi pada 2013 usai kesepian karena Simoncelli, partner latihan sekaligus sahabatnya, meninggal dunia akibat kecelakaan di MotoGP Malaysia 2011. Franco Morbidelli, yang sudah ikut Rossi latihan sejak 2010, menjadi anggota pertama, diikuti adik Rossi sendiri, Luca Marini.
Saat ini, VR46 Riders Academy memiliki enam anggota aktif. Selain Morbidelli dan Marini, terdapat Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Celestino Vietti, dan Matteo Gabarrini. Andrea Migno masih terdaftar, tetapi sedang tidak aktif balapan dan kini menjabat sebagai asisten pelatih Pertamina Enduro VR46.
Latihan dengan Murid Sendiri Justru Bikin Lebih Kuat

Dalam kecelakaan di Malaysia kala itu, Rossi terlibat bersama Colin Edwards, karena keduanya berada di belakang 'SuperSic' dan tak bisa menghindar. Lewat acara 'Poretcast' seperti yang dikutip GPOne, Sabtu (3/5/2026), Rossi mengaku tak langsung memikirkan pensiun, tetapi merenung cukup lama akibat kehilangan teman baik.
Rossi juga mengakui hubungannya dengan Simoncelli cukup aneh, karena meski jadi rival di MotoGP 2011-2012, keduanya tetap bersahabat. "Itu (2011) musim yang aneh, saya membela Ducati dan hasilnya buruk. Kami bilang, ‘mari kita coba lagi,’ dan lahirlah ide membuat akademi guna membantu rider Italia mencapai dan menang di MotoGP," kisahnya.
"Awalnya sempat ada keraguan, karena memberikan dan membagikan pengetahuan kepada pembalap lain berarti jika mereka sukses, mereka bisa menjadi rival Anda. Namun, nyatanya itu terasa menyenangkan. Saya merasa, dengan berlatih bersama mereka, saya juga menjadi lebih kuat," lanjut sembilan kali juara dunia ini.
Cara Valentino Rossi 'Berdamai' dengan VR46 Academy
Dari semua anak didiknya, Rossi pernah bertarung di kelas para raja dengan Morbidelli, Bagnaia, dan Marini, sebelum ia pensiun pada akhir 2021. Rossi mengaku akhirnya bisa 'berdamai' dengan kemungkinan anak didiknya menjadi musuh, karena semua pembalap pasti ingin meraih hasil terbaik dengan cara apa pun.
"Berlatih bersama pembalap yang turun di kejuaraan dunia memberikan motivasi besar. Itu menyenangkan, tapi juga jadi komitmen tersendiri. Sebab, akhirnya semua pembalap memang brengsek. Makin kuat mereka, makin sulit pula keadaannya," ungkap 'The Doctor'.
"Namun, membimbing mereka juga memberikan kepuasan besar. Saya senang mendukung mereka, saya senang menonton balapan mereka, dan jika mereka ada di depan, saya akan lebih menikmati. Sekarang saya mengelola program latihan motor mereka, dan saat mereka ada, kami berlatih bersama," pungkas Rossi.
Sumber: Poretcast, GPOne
Baca Juga:
- Sedikit Lagi! Marc Marquez Bisa Tembus 100 Pole Position di MotoGP 2025
- MotoGP Resmi Ubah Prosedur Start Gara-Gara Taktik Kontroversial Marc Marquez di Seri Austin
- Tragedi British Supersport 2025 Oulton Park: 11 Rider Kecelakaan di Tikungan Pertama, 2 Meninggal Dunia
- Aldi Satya Mahendra Dekati 10 Besar Klasemen WorldSSP 2025 Usai Tampil Apik di Cremona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR