
Bola.net - Valentino Rossi tak menutup-nutupi keresahannya menjelang MotoGP Aragon, Spanyol, akhir pekan ini. Pasalnya, Motorland Aragon merupakan salah satu dari empat sirkuit MotoGP musim ini yang belum pernah dimenangi rider Monster Energy Yamaha itu di sepanjang kariernya.
Tiga sirkuit lainnya adalah Circuit of The Americas, Austin; Red Bull Ring, Austria, dan Buriram, Thailand. Aragon sendiri telah menggelar MotoGP sejak 2010, namun Rossi hanya meraih tiga podium di sana, yang semuanya merupakan hasil finis ketiga.
Meski begitu, Rossi punya satu goresan spektakuler di Aragon 2017, saat ia mampu finis kelima hanya 23 hari usai patah tulang fibula dan tibia kaki kanan akibat kecelakaan enduro di Italia. Ia nyaris digantikan Michael van der Mark, namun dinyatakan fit untuk turun lintasan.
Masih Punya PR Jelang Aragon
Dalam MotoGP Misano akhir pekan lalu, Rossi pun berhasil finis keempat dengan dua perangkat baru pada YZR M1 miliknya, yakni swingarm karbon dan knalpot sistem ganda. Sayangnya, ia masih tertinggal 12,660 detik dari pemenang. Akselerasi M1 pun dinilai Rossi telah membaik, namun grip masih menjadi PR terbesar.
"Usai balapan di Misano, kami pergi menuju Aragon untuk balapan secara beruntun. Kami telah lihat di GP San Marino soal apa yang harus kami kerjakan, jadi itulah yang akan jadi fokus kami selama pekan balap," ujar sang sembilan kali juara dunia ini lewat rilis resmi tim.
Sejarah Berkata Sulit
Rider Italia berusia 40 tahun ini pun sadar betul kesulitan macam apa yang akan ia hadapi di Aragon. Apalagi Yamaha juga hanya pernah meraih dua kemenangan di sana, yakni pada 2014 dan 2015 lewat Jorge Lorenzo.
"Menurut sejarah, Aragon adalah trek yang sulit bagi kami. Kami selalu kesulitan di sini, tapi kali ini kami tiba usai menjalani beberapa balapan dengan baik. Jelas kami harus bekerja keras, tapi kami ingin lebih kompetitif ketimbang masa-masa terdahulu," tutup Rossi.
Saat ini, Rossi tengah duduk di peringkat keenam pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 129 poin, hanya tertinggal lima poin dari tandemnya, Maverick Vinales, yang ada di peringkat kelima.
Sumber: Yamaha MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Perhatikan Sejarah Buruk Yamaha di Aragon
Otomotif 19 September 2019, 09:45
-
Yamaha Kembali Rombak Organisasi Demi Perbaiki Proyek MotoGP
Otomotif 19 September 2019, 09:15
-
Murid Valentino Rossi Minta Sang Nenek Jadi Umbrella Girl
Otomotif 18 September 2019, 12:30
-
Rossi: Quartararo-Vinales Cepat Bukan Karena Perangkat Baru
Otomotif 17 September 2019, 10:00
-
Rossi-Morbidelli Bingung Quartararo Bisa Lebih Cepat di Misano
Otomotif 16 September 2019, 14:10
LATEST UPDATE
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



















KOMENTAR