
Bola.net - Setelah menjuarai MotoGP 2025, Marc Marquez diprediksi kembali mendominasi musim 2026. Rider Ducati Lenovo Team itu juga diperkirakan akan mematahkan beberapa rekor bergengsi milik Valentino Rossi.
Menjelang musim 2026, Marquez sedang menjalani proses pemulihan cedera bahu kanan yang ia peroleh akibat tertabrak Marco Bezzecchi di Mandalika, Indonesia, pada Oktober 2025 lalu.
Namun, Marquez diperkirakan sudah pulih sebelum menjalani tes pramusim di Sepang, Malaysia, 3-5 Februari 2026. Jika sehat bugar sepanjang musim, maka ia bisa jadi menegaskan statusnya sebagai 'raja' MotoGP.
Ada pun beberapa rekor bergengsi Rossi yang bisa dipatahkan Marquez tahun ini juga. Nah, apaa saja sih? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Gelar Dunia Grand Prix
Dengan menjuarai MotoGP 2025, Marquez kini mengantongi sembilan gelar dunia, menyamai rekor Rossi, yang terakhir kali menjuarai MotoGP pada 2009.
Bersama Mike Hailwood, mereka menjadi pembalap dengan gelar dunia terbanyak sepanjang sejarah Grand Prix, di belakang Giacomo Agostini (15 gelar) dan Angel Nieto (13 gelar).
Gelar Dunia di Kelas MotoGP
Dengan menjuarai MotoGP 2025, Marquez juga mengantongi tujuh gelar dunia di kelas para raja alias GP500/MotoGP, menyamai rekor Rossi.
Keduanya menjadi pembalap dengan gelar dunia terbanyak sepanjang sejarah GP500/MotoGP, di belakang Agostini yang mengoleksi delapan gelar dunia di kelas tertinggi.
Kemenangan Grand Prix (Seluruh Kelas)
Sejak menjalani debut Grand Prix pada 1996 di kelas GP125 sampai balapan terakhirnya pada 2021 di kelas MotoGP, Rossi mengoleksi 115 kemenangan. Ia hanya kalah dari Agostini yang meraup 122 kemenangan.
Marquez sendiri berada di peringkat ketiga daftar pembalap dengan kemenangan Grand Prix terbanyak, yakni 99 kemenangan. Ia membutuhkan 17 kemenangan lagi untuk mematahkan rekor Rossi.
Kemenangan di Kelas MotoGP
Sejak menjalani debutnya di GP500 pada 2000, Rossi mengoleksi total 89 kemenangan di kelas para raja. Ia pun menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah MotoGP.
Marquez pun ada di belakangnya dalam kategori ini, yakni dengan 73 kemenangan. Untuk mematahkan rekor Rossi, rider asal Spanyol ini membutuhkan 17 kemenangan lagi.
Juara MotoGP Back-to-Back Tertua
Dengan menjuarai MotoGP 2025, maka Marquez menjadi juara dunia GP500/MotoGP tertua kelima sepanjang sejarah dengan 32 tahun 223 hari.
Jika berhasil menjuarai musim 2026, maka ia akan mematahkan rekor Rossi sebagai juara dunia MotoGP beruntun tertua sepanjang sejarah. Saat menjuarai musim 2008 dan 2009 secara beruntun, Rossi berusia 30 tahun 251 hari.
Jumlah Lap Tercepat di Kelas MotoGP
Sejak menjalani debutnya di GP500 pada 2000, Rossi mengoleksi total 76 lap tercepat, yakni yang terbanyak dalam sejarah GP500/MotoGP. Rossi terakhir kali mencatat lap tercepat di balapan MotoGP Malaysia 2019.
Marquez ada di belakangnya, yakni dengan koleksi 72 lap tercepat sejak menjalani debut MotoGP pada 2013. Lap tercepat terkininya dicatat dalam MotoGP San Marino 2025.
Baca Juga:
- Rekor Unik, Ini 17 Juara MotoGP Tanpa Gelar Dunia di Kelas-Kelas Grand Prix yang Lebih Ringan
- 6 Pembalap yang Pindah ke MotoGP Setelah Juarai WorldSBK, Belum Ada yang Benar-Benar Sukses
- Marc Marquez Takjub Ducati Tak Sebesar Pabrikan Jepang Tapi Bisa Sukses di MotoGP dan Pasar Motor Dunia
- Waspadai 3 Rival Sekaligus, Marc Marquez Sebut Jalan Menuju Gelar Dunia ke-10 Bakal Bergeronjal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR