
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, senang bukan kepalang bisa finis di posisi ketiga dalam MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez pada Minggu (26/7/2020). Ini adalah podium perdana Rossi sejak finis kedua di MotoGP Austin, Texas, Amerika Serikat pada 2019 lalu.
Rossi yang start dari posisi keempat, langsung merangsek ke posisi ketiga di tikungan pertama, dan menyalip sang tandem, Maverick Vinales tepat di Tikungan 13 untuk naik ke posisi kedua. Rossi pun bertahan di posisi itu selama 11 lap, namun ia tak sengaja melebar di Tikungan 6 pada Lap 12 hingga tersalip oleh Francesco Bagnaia.
Rossi kembali ke posisi kedua pada Lap 19 ketika motor Ducati milik Bagnaia mengeluarkan asap dan harus berhenti. Rider 41 tahun ini pun kembali ditempel ketat oleh Vinales, namun selalu berhasil menutup ruang menyalip. Meski begitu, Rossi akhirnya menyerah pada Lap 24, dan harus puas finis di posisi ketiga.
Dari Frustrasi Jadi Happy
That will taste sweet for @ValeYellow46! 🏆
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) July 26, 2020
The 199th podium of his premier class career! 🥉#AndaluciaGP 🏁 pic.twitter.com/wwdjlH5nau
"Saya sangat bahagia, sudah lama saya tak podium. Begitu lama saya mengalami periode buruk. Akhir pekan ini kami bekerja dengan cara berbeda, dan saya puas atas kinerja tim. Saya bisa menjalani lap dan start yang baik. Balapan ini terasa sangat panjang, tapi saya senang bisa kembali ke podium. Bagi saya, ini tak terasa seperti kemenangan. Tapi cukup mirip," ujarnya via MotoGP.com.
Kepada Fox Sports Asia, Rossi juga menyatakan bahwa hasil ini adalah buah balas dendamnya atas gagal finis yang ia peroleh di MotoGP Spanyol di trek yang sama akhir pekan lalu akibat masalah teknis pada mesin YZR-M1 miliknya. Berkat kerja keras dengan timnya, Rossi langsung nyaman sejak latihan pertama.
"Saya senang dapat podium ini, karena pekan lalu sungguh bikin frustrasi, selain itu pada 2019 saya sungguh kesulitan bahkan di trek yang biasanya bersahabat dengan saya. Jadi kami bekerja keras dengan Yamaha, karena kami harus mengubah sesuatu. Sejak Jumat, saya pun langsung merasa nyaman," ungkapnya.
Tekad Pertahankan Performa di Brno
Sang sembilan kali juara dunia ini juga mengaku tak mempermasalahkan kesalahannya pada Lap 24 ketika akhirnya ia disalip oleh Vinales. Menurutnya, hasil finis ketiga masih bisa diterima usai setahun paceklik podium. Kini ia pun bertekad mempertahankan performanya di MotoGP Brno, Ceko, 7-9 Agustus mendatang.
"Balapan ini tak mudah karena banyak pebalap yang sangat cepat. Tapi saya tahu saya bisa menjalani balapan dengan baik, jadi saya berusaha fokus sejak awal. Sayangnya saya melakukan kesalahan pada lap-lap terakhir saat berhadapan dengan Maverick. Tapi naik podium saja sudah oke, dan target saya adalah tetap kuat di Brno," tutupnya.
Kini, Rossi berada di peringkat 6 pada klasemen pebalap dengan koleksi 16 poin, tertinggal 34 poin dari Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang ada di puncak.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Penuh Drama, MotoGP Andalusia Jadi Lahan Sukses Yamaha
- Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Jerez, Andalusia
- Hasil Balap MotoGP Jerez, Andalusia: Fabio Quartararo Menang Lagi, Valentino Rossi Podium
- Video: Kenekatan Marc Marquez Balapan Meski Cedera Lengan Belum Pulih
- Kompak Raih Podium, Adik dan Murid Valentino Rossi Malah Kecelakaan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selebrasi Kocak Valentino Rossi, Rayakan Podium Bareng Penonton Imajiner
Otomotif 26 Juli 2020, 22:12
-
Valentino Rossi: Rasanya Tak Seperti Menang, Tapi Mirip!
Otomotif 26 Juli 2020, 21:06
-
Penuh Drama, MotoGP Andalusia Jadi Lahan Sukses Yamaha
Otomotif 26 Juli 2020, 20:35
-
Kompak Raih Podium, Adik dan Murid Valentino Rossi Malah Kecelakaan
Otomotif 26 Juli 2020, 18:35
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR