
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, tampaknya makin menyadari bahwa masa pensiunnya dari MotoGP memang sudah dekat. Lewat Crash.net pada Rabu (3/3/2021), Rossi mengaku akan cenderung memutuskan gantung helm jika musim ini gagal tampil kompetitif dalam perebutan podium dan kemenangan.
Seperti diketahui, pada 16 Februari lalu, Rossi telah menginjak usia 42 tahun. Saat ini, ia juga hanya punya kontrak satu musim dengan Yamaha, dan diletakkan di tim satelit, walau dipastikan tetap mendapatkan YZR-M1 spek pabrikan yang disertai dukungan teknis terbaik seperti halnya saat ia masih di tim utama.
SRT sendiri mengaku akan terbuka pada opsi kembali menaungi Rossi pada 2022, namun mereka menegaskan bahwa evaluasi performanya harus dilakukan secara mendalam. The Doctor pun sepakat dengan keinginan mereka, dan kelanjutan kariernya musim depan akan ditentukan oleh hasil balap pada paruh pertama musim ini.
Bukan Keputusan Mudah
"Saya akan putuskan pada jeda musim panas. Jadi, pada pertengahan musim nanti. Saya ingin menjalani paruh pertama musim ini dulu, dan keputusan akan saya ambil berdasar hasil balap. Jika kuat dan bisa memperebutkan podium dan kemenangan, saya bisa lanjut setahun lagi. Jika tidak, maka saya takkan lanjut," ujar Rossi.
Musim lalu, pembalap asal Italia ini diketahui naik podium di Seri Andalusia, dan sempat ikut sengit memperebutkan posisi di papan atas di Misano dan Catalunya. Namun, ia belum pernah menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017. Puasa kemenangan inilah yang ingin segera diakhirinya.
"Ini bukan keputusan yang mudah, namun jelas segalanya sangat tergantung pada hasil. Jika saya bisa kompetitif, jika saya bisa ikut memperebutkan podium, bisa ikut memperebutkan kemenangan, saya bisa balapan semusim lagi. Inilah ide saya," ungkap kakak dari rider Esponsorama Racing, Luca Marini, ini.
Bakal Banting Setir ke Ajang Balap Mobil
Meski begitu, Rossi mengaku belum bicara baik dengan SRT maupun Yamaha. "Saya belum bicara dengan mereka. Mungkin mereka akan bilang bahwa saya tak punya suara untuk memutuskan!" ujarnya sembari tertawa. "Tapi ya, hidup saya nanti bakal berubah drastis ketika pensiun, namun saya tak kelewat cemas. Saya tahu saya punya karier yang panjang dan saya bahagia."
Rossi juga menyatakan bahwa kondisi fisiknya sama sekali bukan kendala. Jadi, keputusannya untuk melanjutkan karier di MotoGP pada 2022 murni tergantung hasil balapnya. Di lain sisi, andai memang harus gantung helm akhir musim nanti, ia menegaskan dirinya akan banting setir sepenuhnya ke ajang balap mobil.
"Soal kondisi fisik, saya masih bisa menjalani semusim lagi, tapi semua tetap tergantung hasil. Selain itu, saat akhirnya pensiun usai 26 tahun menjalani kehidupan ini, sesuatu pasti akan berubah. Namun, saya akan tetap jadi pembalap dan berkompetisi dengan mobil. Jadi, mungkin ini yang akan berubah, tapi semoga tak drastis!" tutupnya.
Sumber: Crashnet
Video: Kabar Terkini Pengerjaan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia
Baca Juga:
- Franco Morbidelli: Marc Marquez Bakal Sulit Kembali Jadi Dirinya yang Dulu
- Davide Brivio Berat Tinggalkan Suzuki, Menyesal Jika Tak Pindah ke Alpine
- Franco Morbidelli Baru Seriusi MotoGP Usai Dibayangi Performa Fabio Quartararo
- Franco Morbidelli: Kalau Saya Sukses, Valentino Rossi Pasti Bangga
- Galeri: 12 Ragam Corak Motor Valentino Rossi Selama Berlaga di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pindah Tim, Valentino Rossi: Sedikit Angin Segar Memang Baik
Otomotif 4 Maret 2021, 16:45
-
Valentino Rossi Siap Ubah Metode Kerja demi Sukses Bareng Petronas SRT
Otomotif 4 Maret 2021, 14:28
-
Valentino Rossi Berharap Banyak dari Program Uji Coba Cal Crutchlow
Otomotif 4 Maret 2021, 11:25
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR