
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, sangat memahami bahwa kinerja sebuah tim satelit pasti sedikit berbeda jika dibandingkan tim pabrikan. Atas alasan ini, ia sepakat dengan pernyataan sang Manajer Tim, Wilco Zeelenberg, bahwa mungkin dirinya harus mempelajari cara kerja yang diberlakukan timnya di MotoGP 2021.
Ini pertama kalinya bagi Rossi membela tim satelit sejak GP500 2001, yang berarti sudah 19 tahun ia membela tim pabrikan, baik di Honda, Ducati, maupun Yamaha. Kini kembali membela tim satelit di bawah naungan SRT, Rossi pun diminta Zeelenberg untuk mengubah cara kerjanya, terutama tak kelewat fokus mempelajari data rider lain.
Menurut Zeelenberg, Rossi juga tak perlu tegang-tegang amat saat bekerja, apalagi tekanan yang ada di tim satelit lebih ringan, karena hanya ada beberapa orang yang akan menentukan strategi balap, tak seperti tim pabrikan yang kelewat banyak insinyur dan teknisi. Hal ini ia nyatakan via Crash.net, Selasa (2/3/2021).
SRT Ingin Valentino Rossi Simpan Energi

Zeelenberg, yang juga pernah bekerja di tim pabrikan Yamaha sebagai pelatih balap Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales, paham betul kebiasaan yang harus diubah Rossi. "Tentu kami sudah membicarakan ini, dan salah satu hal yang suka dilakukan Vale adalah duduk di depan komputer, membaca semua datanya dan data rider lain," ujarnya.
"Tapi ia menghabiskan kelewat banyak waktu untuk hal ini. Meski suka melakukannya, ia juga menghabiskan kelewat banyak energi. Jadi, saya rasa kami harus menghindari ini. Di MotoGP, energi sangatlah penting karena balapan berdurasi 45 menit. Makin banyak energi yang disimpan, maka tubuh Anda bisa rileks untuk bertarung," lanjutnya.
Rossi, juga lewat Crash.net pada Rabu (3/3/2021), akhirnya menanggapi pernyataan Zeelenberg ini. Ia mengaku akan terbuka terhadap cara kerja apa pun yang diterapkan SRT. Ia juga yakin takkan punya masalah beradaptasi, karena anggota tim yang lebih sedikit dari tim pabrikan juga bisa membantunya lebih fokus bekerja.
Kini Tak Perlu Memecah Konsentrasi
"Jujur saja, saya terbuka pada apa pun. Dari yang saya pahami, tim satelit punya lebih sedikit orang yang bekerja di sekitar motor. Selain itu, cara kerja tim satelit juga agak berbeda, Anda bisa fokus pada performa dalam balapan, dan prioritas mereka bukanlah mengembangkan motor. Jadi, ini bisa bagus untuk hasil balap," ungkap Rossi.
Rossi juga mengakui waktunya kerap tersita selama membela tim pabrikan, karena alih-alih fokus pada kompetisi dan hasil baik, ia juga harus mengembangkan motor. Menurutnya, inilah alasan kebanyakan rider tim pabrikan terpuruk di MotoGP 2020, sementara para rider tim satelit kebanyakan tampil garang.
"Jadi, inilah gagasan yang saya pahami, gambaran yang saya dapat berdasarkan pandangan dari luar. Saya pun tak sabar untuk mulai bekerja dengan mereka. Kami harus paham lebih baik soal cara bekerja sama, juga bersama Wilco dan semua orang. Namun, jelas saya sangat terbuka pada apa pun," pungkas sembilan kali juara dunia ini.
Sumber: Crashnet
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Makin Berumur, Valentino Rossi Tingkatkan Performa Pernapasan Jelang MotoGP 2021
- Valentino Rossi Berharap Banyak dari Program Uji Coba Cal Crutchlow
- Valentino Rossi: Jadi Teman dan Rival Franco Morbidelli Itu Susah, Tapi Bisa Dijalani
- Valentino Rossi: Saya Pensiun Kalau Musim Ini Gagal Podium atau Menang
- Franco Morbidelli: Marc Marquez Bakal Sulit Kembali Jadi Dirinya yang Dulu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pindah Tim, Valentino Rossi: Sedikit Angin Segar Memang Baik
Otomotif 4 Maret 2021, 16:45
-
Valentino Rossi Siap Ubah Metode Kerja demi Sukses Bareng Petronas SRT
Otomotif 4 Maret 2021, 14:28
-
Valentino Rossi Berharap Banyak dari Program Uji Coba Cal Crutchlow
Otomotif 4 Maret 2021, 11:25
LATEST UPDATE
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
-
Chelsea Digosipkan Bakal Angkut Vinicius Junior, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 11:15
-
Kabar Terbaru Calon Caretaker Baru MU: Jadinya Ole apa Carrick nih?
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:30
-
Arsenal Intip Peluang Bajak Arda Guler dari Real Madrid
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR