
Bola.net - Sembilan kali juara dunia sekaligus MotoGP Legend, Valentino Rossi, sempat dilarang keras pensiun oleh sang ayah, Graziano Rossi. Namun, kepada Speedweek, Senin (10/1/2022), Rossi menyatakan bahwa dirinya sangat menyadari bahwa memang sudah waktunya ia gantung helm dari ajang balap motor.
Graziano memang merupakan eks pembalap GP500, dan meski tak pernah merebut gelar dunia, musim terbaiknya adalah pada 1979, yakni tahun kelahiran Valentino. Usai pensiun, Graziano pun banting setir menjadi pereli mobil, dan hal ini membuat Valentino tumbuh dewasa sebagai pembalap motor dan mobil yang andal.
"Ayah saya adalah sosok yang sangat penting. Dalam hidup saya, ia semacam ikon. Saya mengendarai motor karena ia tadinya juga pembalap. Ia tak pernah memaksa saya, namun pengaruhnya pada saya sangatlah besar. Saya menontonnya dan selalu ingin berkendara sendiri," kisah The Doctor.
Jarang Bicarakan Hal Selain Motor
Valentino dan Graziano Rossi (c) MotoGP.com
Valentino menyatakan bahwa hubungannya dengan Graziano erat, namun jarang membicarakan hal-hal selain motor. Graziano diakui Valentino jarang mengajaknya melakukan kegiatan selain mengendarai motor saat ia masih anak-anak. Meski begitu, Graziano mengajari Valentino dengan sungguh-sungguh.
"Ayah saya orang yang aneh. Dalam kehidupan nyata, dia tidak normal. Komunikasi kami kebanyakan soal motor. Ia bukan ayah yang terlalu baik. Maksud saya, ketika saya bersamanya, baginya bermain adalah naik motor. Ia tak pernah pergi ke taman dengan saya atau main sepak bola dengan saya," tutur Valentino.
"Ketika kami menghabiskan waktu bersama, ia menatap saya dan berkata, 'Apa yang harus kita lakukan sekarang? Ah, aku merakit motor kecil. Ayo, naik!' Saat saya masih kecil, hal pertama yang saya ingat adalah berkendara di sekitarnya dan ia bilang, 'Tidak, tidak begitu, kau harus melakukannya dengan cara ini'," lanjutnya.
Pelajaran Terpenting dari Graziano Rossi

Valentino sendiri diketahui telah pensiun dalam usia 42 tahun pada November 2021 lalu, usai 26 tahun berkarier di Grand Prix. Ia pun mengumumkan keputusannya ini di Austria pada Agustus 2021, dan ia mengaku sempat ditentang oleh Graziano.
"Dia memberikan tekanan besar kepada saya menuju arah itu (tetap balapan). Namun, saya bilang padanya, 'Sialan, Graziano. Aku ini sudah berusia 42 tahun, dan sudah berkendara selama 25 tahun' dan ia menjawab, 'Tidak, kau tak boleh pensiun! Apa yang kau ingin lakukan jika kau pensiun?'" ungkap Valentino.
Di lain sisi, Valentino juga menyatakan bahwa resep rahasianya punya karier panjang adalah selalu bersenang-senang, tips yang ia dapat dari sang ayah. "Satu hal yang saya pelajari darinya, dan yang paling penting, adalah tak menganggap semuanya terlalu serius. Inilah cara yang selalu ia lakukan. Saya belajar itu dari Graziano," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Momen Unyu 3 Bocah Arab Saudi Doakan Danilo Petrucci Menangi Reli Dakar
- Danilo Petrucci Ajak Valentino Rossi Ikut Reli Dakar di Kategori Mobil
- Jadi Rajin Nonton Reli Dakar, Johann Zarco Cemaskan Keselamatan Danilo Petrucci
- Mulai Dijual 6 Januari, Inilah Jenis dan Harga Tiket MotoGP Mandalika 2022
- Reuni Rival: 6 Duet Rider MotoGP 2022 Ini Pernah Setim di Skuad Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Sempat Dilarang Keras Pensiun oleh Sang Ayah
Otomotif 12 Januari 2022, 10:30
-
Danilo Petrucci Ajak Valentino Rossi Ikut Reli Dakar di Kategori Mobil
Otomotif 11 Januari 2022, 16:05
-
Tanpa Valentino Rossi, VR46 Ferrari Tetap Sukses di Gulf 12 Hours 2022
Otomotif 9 Januari 2022, 19:55
-
Sudah Lama Kenal, Fabio Quartararo Masih Gugup Tiap Jumpa Valentino Rossi
Otomotif 7 Januari 2022, 13:08
-
Kontak Erat Kasus Positif Covid-19, Valentino Rossi Batal Ikut Gulf 12 Hours 2022
Otomotif 6 Januari 2022, 08:43
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR