Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz meyakini bahwa baik Maverick Vinales maupun Valentino Rossi sama sekali tak bisa diremehkan dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2018, meski Movistar Yamaha mengalami banyak masalah teknis dan penurunan prestasi sepanjang tahun lalu.
Pada musim 2017, Vinales sebagai rider baru Yamaha memang tampil menggebrak. Mendominasi seluruh uji coba pramusim, ia meraih tiga kemenangan di lima seri pertama. Sayangnya, masalah grip pada motor YZR-M1 membuatnya tak bisa mempertahankan prestasi serupa sampai akhir musim.
"Pada awal musim, Mack diharapkan menang setidaknya setengah dari jumlah balapan dan ia bekerja dengan baik. Tapi memang sulit berkendara di paruh kedua musim. Yamaha pabrikan yang konsisten menang, dan ini membebani Mack. Memang sulit, tapi ia bekerja dengan baik dan saya rasa kita bisa berharap banyak darinya tahun ini," ujar Schwantz kepada Motorsport Total.
Musim lalu, Rossi sendiri juga untuk pertama kalinya tak ikut dalam perebutan gelar dunia dalam kurun empat tahun terakhir. Selain karena masalah teknis pada M1, ia juga mengalami cedera kaki. Schwantz pun yakin tahun ini The Doctor akan kembali membuat kejutan walau usianya akan mencapai 39 tahun.
"Vale masih cukup kuat mengalahkan rivalnya, tapi saya tak yakin ia selevel dalam ritme cepat. Meski begitu, ia selalu ikut dalam perebutan gelar dunia," tutur pria Texas ini. "Semua tergantung siapa yang lebih dulu tampil kuat. Kemenangan akan menambah kepercayaan diri dan motivasi, dan selanjutnya krusial soal siapa yang melakukan kesalahan lebih dulu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Vinales-Rossi Masih Bisa Jadi Kandidat Juara 2018'
Otomotif 3 Januari 2018, 15:00
-
Marquez Pertimbangkan Ikuti Jejak Rossi Soal Motor Ranch
Otomotif 30 Desember 2017, 13:30
-
'Valentino Rossi Sudah Tanda Tangan Kontrak 2019'
Otomotif 30 Desember 2017, 12:30
-
'Marc Marquez Sulit Samai Raihan Valentino Rossi'
Otomotif 29 Desember 2017, 14:35
-
'Andai Lorenzo Bertahan, Masalah Yamaha Tetap Sama'
Otomotif 29 Desember 2017, 13:15
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR