Bola.net - - Meski dikenal sangat dominan dan telah mengoleksi enam gelar dunia, Marc Marquez juga 'sukses' mengoleksi puluhan kecelakaan sepanjang karirnya, termasuk 27 kecelakaan yang ia alami di MotoGP 2017. Berdalih kecelakaan-kecelakaan ini dampak dari kerja keras mencari limit performa, tetap saja gaya Marquez cukup mengkhawatirkan.
Rider Repsol Honda ini sungguh beruntung karena tak pernah mengalami cedera berarti selama lima tahun turun di MotoGP, namun beberapa orang mulai berpendapat ia harus segera mengubah gaya dan mentalitas berkendaranya, tak terkecuali juara dunia GP500 1993 yang dulu juga dikenal cukup 'liar', Kevin Schwantz.
"Marc selalu melaju menuju limit di setiap lap. Jika Anda mengerahkan 100%, Anda bisa melakukan kesalahan, tapi ini juga cara untuk mencari tahu apa yang bisa dilakukan motor. Kerahkan 95%, ia juga beruntung, karena ia bisa mengalami banyak kecelakaan hebat tanpa cedera sama sekali," ujar Schwantz kepada Motorsport.
Kevin Schwantz (c) MotoGP
Pria Texas ini juga pernah mengalami kecelakaan hebat pada 1994 yang membuatnya cedera dan mengalami penurunan performa cukup drastis. Melihat kawan sekaligus rival bebuyutannya, Wayne Rainey lumpuh akibat kecelakaan besar di Misano, Italia pada 1993, Schwantz pun memilih pensiun pada 1995 dalam usia 31 tahun.
"Marc harus mencari cara untuk tampil ngotot, namun juga mengurangi risiko, karena jika suatu saat nanti ia bisa cedera. Mungkin cedera itu hanyalah patah tulang bahu atau cedera sederhana lainnya. Tapi saya tahu hal-hal macam ini takkan menghentikannya," ujar Schwantz.
"Marc telah menemukan cara untuk memaksimalkan kinerja Honda dan mengadaptasikan gayanya pada motor itu. Rasanya menyenangkan melihatnya melakukan hal menakjubkan di setiap lap. Sulit percaya melihat apa yang ia lakukan. Hanya melihatnya, Anda bisa langsung tahu betapa hebatnya dia," pungkas El Pajarito.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Hal yang Bisa Bikin Marquez Tinggalkan Honda
Otomotif 3 Januari 2018, 13:00
-
'Marc Marquez Harus Kurangi Risiko Agar Tak Cedera'
Otomotif 3 Januari 2018, 12:00
-
Sadar Berbahaya, Marquez Ingin Ubah Gaya Balap
Otomotif 2 Januari 2018, 15:00
-
Checa: 2018 Bakal Jadi 'Marquez vs Dovizioso - Part 2'
Otomotif 2 Januari 2018, 12:00
-
'Honda Harus Berterima Kasih Kepada Marc Marquez'
Otomotif 2 Januari 2018, 11:00
LATEST UPDATE
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR