
Hingga kini, juara dunia Moto3 2013 tersebut tengah diperebutkan oleh Suzuki dan Yamaha. Suzuki ingin ia bertahan dan berniat menjadikannya ujung tombak pengembangan GSX-RR, sementara Yamaha ingin ia menggantikan Jorge Lorenzo.
Vinales pun mengaku keputusan memang sulit ia ambil. "Keputusan apapun yang saya ambil, bakal menyakiti salah satu dari dua pihak. Jika saya harus pergi dari Suzuki, mungkin saya akan menangis," ujarnya.
Meski begitu, Vinales menegaskan bahwa finis ketiga dan podium yang ia raih di Le Mans, Prancis akhir pekan lalu tidak memberikan pengaruh signifikan.
"Podium ini tak mengubah apapun. Saya hanya ingin berpikir dalam ketenangan. Keputusan ini tak mudah, tapi setiap hari makin jelas ke mana saya akan pergi," tutup Vinales, yang berpeluang bertandem dengan Valentino Rossi ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales: Saya Bakal Nangis Jika Tinggalkan Suzuki
Otomotif 11 Mei 2016, 16:00
-
Kembali Sindir Lorenzo, Rossi Puji Vinales
Otomotif 11 Mei 2016, 15:00
-
Schwantz Beberkan Pendapat Rossi Soal Suzuki
Otomotif 11 Mei 2016, 12:00
-
Vinales Podium di Le Mans, Espargaro Bidik Catalunya
Otomotif 11 Mei 2016, 11:00
-
Pedrosa Digosipkan ke Yamaha, Vinales Justru Santai
Otomotif 11 Mei 2016, 10:00
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR