
Bola.net - KTM punya hadiah spesial untuk bintang Moto2, Pedro Acosta. Pabrikan motor asal Austria ini memberinya kans menjalani tes dengan motor MotoGP. Kado ini diberikan usai ia sukses menjuarai Moto3 2021 dan menyabet gelar rookie of the year alias debutan terbaik di Moto2 2022.
Menurut laporan Diario de Jerez pada Kamis (17/11/2022), tes tertutup tersebut akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada akhir pekan ini. Tes tersebut berbarengan dengan tes yang dijalani oleh test rider KTM, Dani Pedrosa, yang bertugas mengembangkan RC16 selama rehat musim dingin.
Acosta yang secara mencengangkan menjuarai Moto3 pada musim perdananya di Grand Prix, akan mengendarai motor RC16 yang dipakai duet Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder dan Miguel Oliveira, musim ini. Ia akan berkendara pada Sabtu (19/11/2022) atau Senin (21/11/2022).
Merasa Belum Layak Naik ke MotoGP

Musim depan, Acosta tetap berlaga di Moto2, tetapi bukan rahasia lagi bahwa ia telah dapat tawaran naik ke MotoGP sejak pertengahan 2021. Kala itu, ia bahkan diminta oleh beberapa tim MotoGP untuk langsung naik dari Moto3 ke MotoGP, seperti yang dilakukan Jack Miller pada 2015 dan Darryn Binder pada 2022.
Meski begitu, Acosta menolak, karena ia ingin 'belajar' terlebih dahulu di Moto2 setidaknya selama dua tahun, sebelum benar-benar naik ke MotoGP. Uniknya, meski masih terikat kontrak dengan KTM Ajo, Acosta mengakui bahwa ia kembali dapat tawaran untuk naik ke MotoGP pada 2023.
"Ada kemungkinan bagi saya naik kelas ke MotoGP pada 2023, tetapi saya belum merasa siap. Tak sepadan naik kelas dan membuang-buang satu tahun dalam hidup saya demi cepat-cepat naik ke MotoGP. Setiap hal punya waktunya sendiri untuk terjadi dalam kehidupan, dan tahun depan bukanlah waktunya," ujar Acosta.
Diminta Tanda Tangan Kontrak pada Mei 2022

Menurut pembalap berjuluk 'El Tiburon de Mazarron' ini, ia harus menjalani kiprah yang baik di tiap kelas Grand Prix demi benar-benar layak dapat kesempatan di MotoGP. Sebelum berhasil membuktikan bahwa ia bisa berkuasa di semua kelas, rider berusia 18 tahun ini merasa tidak siap berlaga di kelas para raja.
"Saya harus tampil baik di tiap kategori yang saya ikuti sebelum lompat. Saya diminta tanda tangan kontrak dengan tim MotoGP pada Mei lalu, tetapi saya belum siap karena kala itu saya gagal meraih poin dalam empat balapan beruntun. Kala itu saya belum naik podium dan tidak terlalu kompetitif kecuali di Le Mans," kisahnya.
"Setelahnya, barulah saya terus membaik, meraih kemenangan di Mugello, finis keenam di Montmelo, dan finis kedua di Jerman. Kecuali Thailand dan Malaysia, saya selalu finis di posisi enam besar. Jadi, kami sedang menuju level yang kami mau," pungkas Acosta.
Statistik Prestasi Pedro Acosta

2018: Moto3 Junior World Championship (KTM) - Peringkat 33
2019: Moto3 Junior World Championship (KTM) - Peringkat 16
2019: Red Bull Rookies Cup - Runner up
2020: Moto3 Junior World Championship (KTM) - Peringkat 3
2020: Red Bull Rookies Cup - Juara
2021: Moto3 (Red Bull KTM Ajo) - Juara
2022: Moto2 (Red Bull KTM Ajo) Peringkat 5
Sumber: Diario de Jerez
Baca juga:
- Luca Marini: Pecco Bagnaia Tetap Bisa Juarai MotoGP Tanpa Bantuan Valentino Rossi
- Sebastian Vettel Ucap Salam Perpisahan di Formula 1 GP Abu Dhabi, Ngaku Lirik Reli
- Hasil FP1 WorldSBK Australia: Jonathan Rea Terdepan, Ungguli Alvaro Bautista
- Kunci Sukses Pembalap: Inilah Daftar Crew Chief MotoGP 2023
- Daftar Pembalap Formula 1 2023: Mick Schumacher Out, Nico Hulkenberg Comeback
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wow! Pedro Acosta Bakal Jalani Tes MotoGP Bareng KTM, Dibimbing Dani Pedrosa
Otomotif 18 November 2022, 13:20
-
Ducati Jadi Pemborong, Siapa Saja Pemenang 20 Gelar Bergengsi di MotoGP 2022?
Otomotif 7 November 2022, 09:51
-
Mengenal Augusto Fernandez, Juara Baru Moto2 yang Jadi Rookie Tunggal MotoGP 2023
Otomotif 6 November 2022, 19:21
-
Klasemen Akhir Moto2 2022 Usai Seri Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo
Otomotif 6 November 2022, 19:19
-
Hasil Balap Moto2 Valencia: Ai Ogura Jatuh, Pedro Acosta Menang, Augusto Fernandez Juara
Otomotif 6 November 2022, 19:13
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR