
Bola.net - Yamaha mulai mematangkan rencana untuk membawa Aldi Satya Mahendra ke kelas Moto2 pada 2028. Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menyebut pembalap Indonesia tersebut kini berada di posisi teratas dalam daftar kandidat yang dipersiapkan untuk naik kelas.
Peluang itu terbuka seiring perkembangan performa Aldi yang dinilai semakin menjanjikan. Bahkan, Yamaha mencatat peningkatan kemampuan pembalap berusia 20 tahun tersebut mencapai 20 persen dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, Yamaha tidak ingin terburu-buru membawa Aldi ke level kompetisi yang lebih tinggi. Musim 2027 menjadi periode penting baginya untuk membuktikan kemampuan melalui target menembus persaingan podium hingga meraih kemenangan.
Yamaha juga telah menyiapkan program pengembangan secara bertahap, mulai dari kebugaran fisik, pola pikir, hingga psikologi olahraga. Program tersebut diharapkan membantu Aldi meningkatkan konsistensi, memahami karakter motor dengan lebih baik, dan memenuhi standar kompetitif sebelum melangkah ke Moto2.
Aldi Satya Mahendra Jadi Kandidat Utama Yamaha untuk Moto2 2028

Wahyu Rusmayadi menjelaskan bahwa perkembangan Aldi tidak hanya terlihat dari peningkatan kemampuan berkendara, tetapi juga dari hasil yang mulai diraih sepanjang musim ini. Aldi telah mencatatkan waktu putaran terbaik dalam balapan dan menembus posisi 10 besar klasemen poin.
Pencapaian tersebut menjadi modal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada musim berikutnya. Yamaha memasang target agar Aldi mampu bersaing di tiga besar klasemen kejuaraan pada 2027 sebelum melanjutkan perjalanan menuju Moto2.
Arah pengembangan itu telah tercermin dalam program yang dijalankan Yamaha, mulai dari latihan bebas hingga persiapan balapan. Seluruh proses tersebut dirancang untuk membantu Aldi meningkatkan kapasitasnya agar siap menghadapi persaingan di kelas yang lebih tinggi.
"Mulai dari latihan bebas, persiapan, hingga program yang kami jalankan, semuanya diharapkan bisa mendukung Aldi untuk naik level ke Moto2. Saat ini, Aldi memang berada di posisi teratas dalam daftar kandidat pembalap untuk Moto2," kata Wahyu.
Wahyu menegaskan bahwa target promosi tersebut mengacu pada musim 2028, bukan 2027. Sebelum mencapai tahap itu, Aldi diharapkan mampu membuktikan kualitasnya sebagai penantang podium dan gelar juara di World Supersport 2027.
"Bukan tahun depan, maksudnya 2028. Untuk 2027, targetnya Aldi harus bisa menjadi penantang podium atau kemenangan," tegasnya.
Peningkatan Performa 20 Persen Jadi Modal, Yamaha Perkuat Program Pembinaan

Salah satu aspek yang menjadi perhatian Yamaha adalah peningkatan kemampuan Aldi melalui program pengembangan yang terukur. Wahyu menyebut evaluasi kebugaran dilakukan secara berkala setiap tiga bulan dan setiap tahun untuk memastikan perkembangan pembalap berjalan sesuai rencana.
Pendekatan tersebut juga mencakup aspek di luar teknik berkendara, termasuk pola pikir dan psikologi olahraga. Menurut Wahyu, program pengembangan di Eropa menawarkan sumber daya serta keahlian yang saat ini belum sepenuhnya tersedia di Asia.
"Salah satu contohnya adalah tingkat kebugaran yang selalu kami evaluasi bersama Aldi setiap tiga bulan dan setiap tahun. Programnya terstruktur, dan peningkatan kemampuan Aldi sudah mencapai 20 persen dibandingkan tahun lalu," ucap Wahyu.
Peningkatan 20 persen itu menjadi indikator positif, tetapi Yamaha menilai Aldi masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut untuk bersaing di tiga besar. Karena itu, program berikutnya akan diperluas agar mencakup seluruh aspek yang memengaruhi performa pembalap, bukan hanya kondisi fisik.
"Itu bukan hal yang mudah. Bagi Yamaha Motor Europe maupun Yamaha Motor Racing, Aldi merupakan pembalap yang unik. Maksudnya, jarang ada pembalap yang mampu meningkatkan performa hingga 20 persen hanya dalam satu tahun," tegasnya.
Selain mengejar hasil kompetitif, Yamaha ingin memastikan Aldi memiliki kemampuan teknis dan kepercayaan diri yang memadai untuk menghadapi tantangan baru. Kemampuan menyetel motor, memahami karakter mesin, dan menjaga konsistensi di lintasan menjadi bagian penting dari persiapan tersebut.
"Dengan MotoGP yang menggunakan mesin 850 cc, Aldi yang terbiasa dengan mesin 900 cc sudah memiliki bekal. Selanjutnya, tinggal bagaimana kami merancang formula dan program agar dia bisa kembali naik level menuju MotoGP," katanya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Indonesia Siapkan Aldi Satya Mahendra ke Moto2 2028, Progresnya Naik 20 Persen!
Otomotif 11 Oktober 2026, 07:01
-
Izan Guevara Percaya Diri Bakal Bersinar di Balapan Moto2 Mandalika 2026
Otomotif 11 Oktober 2026, 06:27
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR