
Bola.net - - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya akan mempertahankan filosofi kesetaraan dalam memperlakukan kedua pembalapnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, persis seperti saat mereka masih menaungi Jorge Lorenzo.
Selama tujuh musim bertandem, Rossi dan Lorenzo sama-sama mengaku tak ada yang dianaktirikan oleh Yamaha. Pabrikan Garpu Tala pun akan memberlakukan filosofi yang sama kepada Rossi dan Vinales tahun ini, tak peduli atas konsekuensi dan kemungkinan keduanya akan berselisih.
"Kami akan mempertahankan filosofi kami. Yamaha selalu menaungi dua rider kuat dan tercepat di dunia. Terkadang, hal ini memang menimbulkan suasana tak nyaman. Sudah jelas jika satu rider lebih cepat dan yang satu lagi lambat, maka status nomor satu bakal lebih mudah kami berikan. Tapi kami tak perlu melakukannya," ujar Jarvis kepada Speedweek.
Pria asal Inggris ini juga menegaskan bahwa Rossi dan Vinales akan mendapatkan perangkat terbaru pada saat yang bersamaan, tak peduli siapa yang tampil lebih baik. Menurut Jarvis, perlakukan yang setara terhadap kedua rider mereka terbukti membuahkan keuntungan besar.
"Jika kami punya dua rider dengan peluang yang sama besar, mereka akan tetap mendapat perangkat baru di saat yang sama. Sistem ini akan lebih mudah membantu kami tampil baik. Kami selalu meraih hasil baik ketika dua rider kami saling memotivasi. Terbukti kami memenangkan 'Triple Crown' dalam situasi ini beberapa kali," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha: Tak Ada 'Sang Nomor Satu' antara Rossi-Vinales!
Otomotif 23 Januari 2017, 16:45
-
Valentino Rossi: Jalannya 2017 Tergantung Saya Sendiri!
Otomotif 23 Januari 2017, 11:30
-
Rossi Kembali Kunjungi Indonesia, Pertama Kali Bagi Vinales
Otomotif 23 Januari 2017, 10:30
-
Lorenzo Ogah Ungkit Masa Kelam Rossi di Ducati
Otomotif 21 Januari 2017, 14:30
-
Video: Rossi 'Sambut' Vinales di Movistar Yamaha MotoGP
Open Play 20 Januari 2017, 16:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR