Bola.net - - Kini membela Ducati Corse di MotoGP, Jorge Lorenzo mengaku dirinya bagaikan kembali ke masa-masanya turun di GP250, ketika ia harus beradaptasi dengan dua motor berbeda, yakni Honda dan Aprilia. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Crash.net di sela peresmian tim di Bologna, Italia pekan lalu.
Dengan gaya balapnya, Lorenzo dikenal sedikit kesulitan membela Honda, namun justru merebut gelar dunia 2006-2007 bersama Aprilia. Rider Spanyol berusia 29 tahun ini pun meyakini karakter Ducati Desmosedici GP17 mirip dengan karakter Aprilia, hingga ia tak perlu mati-matian mengubah gaya balap.
Jorge Lorenzo (c) Ducati
"Segalanya tergantung situasi, dan saya seperti kembali ke GP250. Di kelas itu saya mengendarai dua motor berbeda. Dengan Honda, saya harus mengerem begitu lambat dengan sedikit corner speed. Dengan Aprilia justru kebalikannya, Anda tak bisa mengerem begitu lambat. Tampaknya Ducati cukup mirip," ujarnya.
"Ducati mesin yang berbeda, tenaganya lebih besar di lintasan lurus dan lebih stabil. Jika Anda lebih cepat dari sebelumnya namun keseimbangan baik, mungkin Anda bisa mengerem di titik yang sama. Tapi saya akan mempertahankan DNA yang sama, yakni presisi, fokus, smooth dan corner speed dengan Ducati," tutup Por Fuera.
Lorenzo akan kembali menjalani uji coba pramusim pertama tahun ini di Sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Januari-1 Februari. Ini akan menjadi uji coba kedua Lorenzo di atas Ducati, mengingat Yamaha melarangnya menjalani uji coba tambahan di Jerez, Spanyol pada November lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CEO Ducati: Lebih Realitis Rebut Gelar MotoGP 2018
Otomotif 23 Januari 2017, 14:45
-
Kini Bela Ducati, Lorenzo Bagai Kembali ke GP250
Otomotif 23 Januari 2017, 12:30
-
Ragukan Ducati, Vinales Tetap Anggap Lorenzo Ancaman
Otomotif 23 Januari 2017, 09:45
-
Galeri: Lorenzo, Dovizioso dan Ducati Desmosedici GP17
Open Play 21 Januari 2017, 15:30
-
Lorenzo Ogah Ungkit Masa Kelam Rossi di Ducati
Otomotif 21 Januari 2017, 14:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR