Bola.net - Yamaha telah menegaskan bahwa pihaknya takkan memberi Cal Crutchlow motor spesifikasi pabrikan jika ia melanjutkan kerjasama dengan tim satelit Monster Yamaha Tech 3 musim depan.
Pebalap Inggris itu memang telah menjelaskan skenario terbaik masa depannya kepada Bos Tech 3, Herve Poncharal. Crutchlow ingin tetap membalap di tim tersebut musim depan, namun hanya jika ia mendapatkan dukungan pabrikan.
Untuk mewujudkan hal itu, sepertinya akan sulit. Selama ini, Yamaha selalu menerapkan aturan bahwa mereka hanya akan memprioritaskan tim pabrikan, yakni Yamaha Factory Racing.
Mendukung seorang pebalap tim satelit dengan motor pabrikan sejatinya pernah dilakukan oleh Honda. Konstruktor Sayap Tunggal tersebut pernah memberi motor pabrikan kepada Sete Gibernau dan Marco Simoncelli saat mereka membalap di tim Gresini.
Namun Bos Yamaha, Lin Jarvis baru-baru ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengubah strategi dan tidak akan melakukan apa yang telah dilakukan Honda.
Poncharal pun menyatakan, "Baru-baru ini saya bertanya kepada Cal, apakah ia mau membela Factory Racing. Ia berkata bahwa ia ingin bertahan di Tech 3 karena ia senang bekerja sama dengan kami. Namun ia ingin membalap dengan motor yang didukung pabrikan. Saya rasa hal itu akan sulit terjadi."
"Yamaha selalu berkata kepada kami bahwa Factory Racing adalah prioritas mereka dalam pengembangan motor. Jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik atas pengembangan-pengembangan tersebut, maka mereka akan menawarkannya kepada kami," lanjut pria asal Perancis itu.
"Namun di sisi lain mereka juga tidak ingin memberikan 'segalanya' kepada kami. Sejauh ini, itulah filosofi Yamaha, dan saya sangat memakluminya," pungkas Poncharal.
Jika Yamaha tetap tidak mau memberi apa yang Crutchlow inginkan, juara World Supersport 2009 itu masih memiliki opsi lain. Ducati dikabarkan telah menawarinya kontrak selama dua tahun.
Crutchlow pun berencana untuk melakukan pertemuan lanjutan bersama manajemen Yamaha di Assen, Belanda. Pertemuan itu disinyalir untuk mendiskusikan apakah ia merupakan kontender yang cukup tangguh untuk menggantikan Ben Spies di Factory Racing. (mcn/kny)
Pebalap Inggris itu memang telah menjelaskan skenario terbaik masa depannya kepada Bos Tech 3, Herve Poncharal. Crutchlow ingin tetap membalap di tim tersebut musim depan, namun hanya jika ia mendapatkan dukungan pabrikan.
Untuk mewujudkan hal itu, sepertinya akan sulit. Selama ini, Yamaha selalu menerapkan aturan bahwa mereka hanya akan memprioritaskan tim pabrikan, yakni Yamaha Factory Racing.
Mendukung seorang pebalap tim satelit dengan motor pabrikan sejatinya pernah dilakukan oleh Honda. Konstruktor Sayap Tunggal tersebut pernah memberi motor pabrikan kepada Sete Gibernau dan Marco Simoncelli saat mereka membalap di tim Gresini.
Namun Bos Yamaha, Lin Jarvis baru-baru ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengubah strategi dan tidak akan melakukan apa yang telah dilakukan Honda.
Poncharal pun menyatakan, "Baru-baru ini saya bertanya kepada Cal, apakah ia mau membela Factory Racing. Ia berkata bahwa ia ingin bertahan di Tech 3 karena ia senang bekerja sama dengan kami. Namun ia ingin membalap dengan motor yang didukung pabrikan. Saya rasa hal itu akan sulit terjadi."
"Yamaha selalu berkata kepada kami bahwa Factory Racing adalah prioritas mereka dalam pengembangan motor. Jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik atas pengembangan-pengembangan tersebut, maka mereka akan menawarkannya kepada kami," lanjut pria asal Perancis itu.
"Namun di sisi lain mereka juga tidak ingin memberikan 'segalanya' kepada kami. Sejauh ini, itulah filosofi Yamaha, dan saya sangat memakluminya," pungkas Poncharal.
Jika Yamaha tetap tidak mau memberi apa yang Crutchlow inginkan, juara World Supersport 2009 itu masih memiliki opsi lain. Ducati dikabarkan telah menawarinya kontrak selama dua tahun.
Crutchlow pun berencana untuk melakukan pertemuan lanjutan bersama manajemen Yamaha di Assen, Belanda. Pertemuan itu disinyalir untuk mendiskusikan apakah ia merupakan kontender yang cukup tangguh untuk menggantikan Ben Spies di Factory Racing. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Poncharal: Spies Takkan Senang Kembali ke Tech 3
Otomotif 22 Juni 2012, 22:30
-
Yamaha: Takkan Ada Motor Pabrikan Untuk Crutchlow
Otomotif 22 Juni 2012, 21:45
-
Aturan Rookie MotoGP Dihapus, Spies Sindir Dorna
Otomotif 22 Juni 2012, 19:00
-
Sempat Memimpin, Ban Motor Spies Kembali Bermasalah
Otomotif 18 Juni 2012, 20:15
-
Lorenzo: Yamaha Banting Tulang Agar Saya Bertahan
Otomotif 12 Juni 2012, 17:20
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR