Bola.net - - Sudah pernah memenangi balapan di kelas GP125 dan Moto2, kini rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco punya target baru, yakni meraih kemenangan di MotoGP. Berkali-kali nyaris mewujudkannya musim ini, motivasinya pun kian membara menghadapi musim depan. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport Total.
Saat turun di GP125, Zarco meraih satu kemenangan, yakni di Motegi, Jepang pada 2011. Sementara di Moto2, ia mengoleksi 15 kemenangan, yang juga mengantarnya merebut gelar dunia 2015 dan 2016. Dengan gebrakannya di MotoGP musim ini, Zarco pun tak diragukan lagi punya peluang besar kembali ke puncak podium dalam waktu dekat.
"Saya ingin menang di semua kategori. Jika butuh waktu lama untuk mencapai impian ini, maka oke-oke saja. Tapi tahun ini saya sudah sangat dekat dengan target itu, jadi tampaknya saya harus santai dan menikmati saja. Saya merasa mampu melaju cepat, dan jika sedikit lebih ngotot, mungkin bisa terwujud," tuturnya.
Tahun ini, prestasi Zarco sejatinya sudah bisa dibilang luar biasa. Selain sukses mempersulit laju para rider papan atas meski hanya mengendarai motor 'seadanya', ia berhasil merebut gelar rookie of the year, status rider tim satelit terbaik, dan sukses membuat Tech 3 menjadi tim independen terbaik.
"Cara terbaik mengonfirmasi sesuatu adalah berada di depan para rider pabrikan, dan itulah yang tengah saya usahakan. Saya masih harus belajar dan memperbaiki diri. Kini saya sudah lebih memahami ban. Setiap kali berkendara, saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk mencatat waktu yang baik. Ini sudah bagus, tapi masih butuh banyak pengalaman," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales Tak Mau Valentino Rossi Pensiun
Otomotif 7 Desember 2017, 16:00
-
Yamaha Terpuruk, Vinales Tetap Ingin Lanjutkan Kontrak
Otomotif 7 Desember 2017, 14:00
-
Zarco Tekad Menangi Semua Kategori MotoGP
Otomotif 7 Desember 2017, 13:00
-
Bukan Dovizioso, Inilah yang Bikin Vinales 'Kaget'
Otomotif 7 Desember 2017, 12:00
-
Kenapa Valentino Rossi Sering Bicarakan Max Verstappen?
Otomotif 7 Desember 2017, 11:00
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR