
Bola.net - Lionel Messi resmi mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina setelah lebih dari dua dekade menjadi pusat permainan La Albiceleste. Keputusan tersebut meninggalkan ruang besar di lini serang Argentina yang harus segera menemukan sosok baru untuk mengemban peran penting tersebut.
Messi menutup karier internasional dengan catatan luar biasa, yakni 125 gol dalam 207 penampilan. Ia juga membawa Argentina meraih dua gelar Copa America dan satu trofi Piala Dunia, sekaligus menjadi figur utama dalam kesuksesan generasi terakhir.
Dalam pernyataan emosionalnya, Messi mengakui keputusan tersebut tidak mudah baginya. "Itu adalah keputusan yang menyakitkan, dan masih menyakitkan sampai ke dasar hati saya, tetapi saya memahami bahwa ini adalah waktu yang tepat."
Argentina kini harus mulai membangun era baru tanpa pemain yang memberikan kontribusi besar selama bertahun-tahun. Julian Alvarez, Giuliano Simeone, dan Nico Paz menjadi tiga nama yang memiliki peluang untuk mengambil peran sentral setelah kepergian Messi.
Julian Alvarez Jadi Kandidat Utama

Julian Alvarez menjadi kandidat paling jelas untuk memimpin Argentina setelah era Messi berakhir. Penyerang Atletico Madrid tersebut memiliki pengalaman besar di level klub dan tim nasional, termasuk ketika tampil bersama Messi di lini depan.
Pada Piala Dunia terakhir, Alvarez mencetak satu gol dalam kemenangan atas Swiss pada perempat final. Kemampuannya pun telah terbukti di level klub setelah mencatat 17 gol dan empat assist dalam 30 penampilan sebagai starter di La Liga pada musim pertamanya bersama Atletico.
Alvarez juga pernah menjadi bagian penting Manchester City sebelum pindah ke Atletico pada Agustus 2024. Penyerang berusia 26 tahun itu kemungkinan akan mendapat tanggung jawab lebih besar ketika Argentina memulai era baru pada Copa America 2028.
Giuliano Simeone Siap Naik Level

Giuliano Simeone juga memiliki peluang untuk berkembang menjadi figur penting Argentina. Putra bungsu pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, itu mulai mendapatkan tempat setelah mencetak gol dalam kemenangan 4-1 atas Brasil pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Simeone kemudian tampil dalam tiga pertandingan penting Argentina di Piala Dunia, termasuk semifinal dan final. Kemampuannya bermain di sisi kanan serta kombinasi bersama Messi menunjukkan bahwa ia memiliki karakter yang dapat berguna dalam sistem baru Argentina.
Performa Simeone di Atletico juga semakin menjanjikan setelah tampil menentukan melawan Villarreal. Ia mencetak satu gol dan satu assist untuk membantu Atletico yang bermain dengan 10 pemain mengamankan hasil imbang 2-2.
Nico Paz Jadi Proyek Jangka Panjang

Nico Paz menjadi kandidat dengan prospek paling menarik untuk jangka panjang. Gelandang serang berusia 21 tahun itu mendapatkan pengalaman berharga dengan berlatih dan bermain bersama Messi dalam turnamen besar.
Paz tampil sebagai pemain pengganti Messi saat menghadapi Aljazair pada pertandingan pembuka Piala Dunia. Ia kemudian menjadi starter ketika Argentina menghadapi Yordania dan berperan sebagai pengatur serangan di belakang Alvarez serta Lautaro Martinez.
Paz menjalani musim yang produktif bersama Como dengan torehan 12 gol dan enam assist. Musim ini menjadi kesempatan penting baginya karena Como akan tampil untuk pertama kalinya di Liga Champions.
Pengalaman di kompetisi Eropa level tertinggi dapat mempercepat perkembangan Paz sebagai pemain kreatif. Argentina memang tidak akan menemukan pengganti yang benar-benar setara dengan Messi, tetapi kombinasi Alvarez, Simeone, dan Paz dapat menjadi fondasi untuk era berikutnya.
Sumber: Sports Illustrated
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
-
Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
Piala Dunia 1 September 2026, 05:12
-
Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
Bola Dunia Lainnya 22 Agustus 2026, 12:24
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR