
Bola.net - Argentina kembali membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia berkat laju konsisten sepanjang turnamen. Tim berjuluk Albiceleste itu masih mengandalkan mental juara dan kualitas individu untuk mengatasi berbagai tantangan di Piala Dunia 2026.
Meski terus meraih kemenangan, penampilan Argentina belum sepenuhnya meyakinkan. Beberapa kekurangan mulai terlihat, terutama ketika menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.
Argentina menutup fase grup dengan tiga kemenangan atas Aljazair, Austria, dan Yordania. Setelah itu, sang juara bertahan mengatasi perlawanan Cape Verde, Mesir, serta Swiss untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Argentina dalam melewati tekanan di setiap fase. Namun, performa mereka tetap memunculkan pertanyaan menjelang laga yang lebih berat.
Perjalanan Argentina Menuju Semifinal

Argentina mengawali turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair sebelum mengalahkan Austria 2-0. Mereka kemudian menuntaskan fase grup melalui kemenangan 3-1 atas Yordania.
Di fase gugur, Argentina menang 3-2 atas Cape Verde dan kembali mencatat skor serupa saat menghadapi Mesir. Langkah mereka berlanjut setelah mengalahkan Swiss 2-1 melalui babak tambahan waktu.
Lini Tengah Jadi Titik Lemah Argentina

Lini tengah Argentina belum mampu tampil sekuat beberapa tahun terakhir. Mereka kesulitan mengendalikan ritme pertandingan dan tidak lagi mendominasi penguasaan bola secara konsisten.
Ketika mulai menguasai jalannya laga, Argentina justru kerap memberikan ruang bagi lawan untuk melancarkan serangan balik. Kondisi itu membuat pertahanan mereka beberapa kali berada dalam tekanan.
Faktor usia juga memengaruhi performa lini tengah Argentina. Intensitas permainan yang menurun membuat mereka berpotensi kesulitan saat menghadapi tim dengan kecepatan dan fisik lebih baik.
Selain itu, variasi serangan dari sisi lapangan belum maksimal. Situasi tersebut membuat pola permainan Argentina lebih mudah dibaca oleh lawan.
Messi Masih Jadi Harapan Terbesar Argentina

Lionel Messi tetap menjadi pembeda dalam perjalanan Argentina di turnamen ini. Pengaruhnya tidak hanya hadir lewat kontribusi di lapangan, tetapi juga melalui kepercayaan diri yang ia tularkan kepada rekan setim.
Pengalaman Argentina tampil di level tertinggi juga menjadi modal penting dalam perburuan gelar juara dunia. Selama beberapa tahun terakhir, mereka dikenal sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan dalam pertandingan besar.
Meski demikian, tantangan sesungguhnya baru akan datang ketika menghadapi lawan dengan kualitas setara. Jika mampu memperbaiki performa lini tengah dan meningkatkan efektivitas serangan, Argentina tetap memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Sumber: Sporting News
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST UPDATE
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR