
Bola.net - Alexia Putellas kembali menjadi pemain terbaik dunia setelah memenangkan Ballon d'Or Feminin 2026 di London, Senin malam. Bintang asal Spanyol itu meraih penghargaan tersebut empat tahun setelah terakhir kali memenangkannya pada 2022, sekaligus menuntaskan perjalanan panjang kembali ke puncak setelah mengalami cedera lutut serius.
Kemenangan ini memperpanjang dominasi Spanyol dalam penghargaan individu paling bergengsi sepak bola putri. Sebelum Putellas, Aitana Bonmati memenangkan tiga edisi beruntun pada 2023, 2024, dan 2025. Megan Rapinoe menjadi pemain terakhir di luar Putellas dan Bonmati yang meraih penghargaan tersebut, yakni pada 2019.
Putellas kembali ke level tertinggi setelah melewati masa sulit akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada 2022. Musim lalu, ia menjadi kapten Barcelona saat klub Catalan itu meraih empat gelar, termasuk Liga Champions, sebelum memulai tantangan baru bersama London City Lionesses.
Bangkit dari Cedera ACL dan Kembali ke Puncak
ALEXIA PUTELLAS! SHE DID IT! She is our 2026 Ballon d'Or winner! #ballondor https://t.co/hctM4DvwuB
— Ballon d'Or (@ballondor) October 26, 2026
Putellas mengalami cedera ACL menjelang Piala Eropa 2022 di Inggris. Cedera tersebut membuatnya absen dalam turnamen itu dan kehilangan sebagian besar musim berikutnya bersama Barcelona. Ia juga belum menjadi pemain utama ketika Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2023.
Saat Putellas berjuang memulihkan performa, Bonmati justru menjadi pusat perhatian berkat keberhasilannya meraih tiga Ballon d'Or Feminin secara beruntun. Namun, cedera panjang yang membuat Bonmati absen hampir enam bulan pada musim lalu membuka peluang bagi Putellas untuk kembali merebut penghargaan tertinggi.
Putellas membuktikan kebangkitannya dengan memimpin Barcelona meraih empat gelar dalam satu musim. Momen puncaknya terjadi di Oslo, Norwegia, ketika Barcelona mengalahkan rivalnya, OL Lyonnes, dengan skor 4-0 pada final Liga Champions.
Dalam wawancara dengan The Athletic, Putellas mengungkapkan bahwa cedera tersebut mengubah cara pandangnya terhadap sepak bola.
“Sejak saat itu, saya menjalani hidup dan menikmati semuanya seolah-olah itu adalah kesempatan terakhir,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa target awal setelah cedera adalah kembali bersaing di level tertinggi, menjadi pemain penting bagi tim, lalu memenangkan semua gelar. Tiga musim setelah mengalami cedera ACL, ia berhasil mewujudkan seluruh target tersebut.
Alexia Putellas Masuk Daftar Elite Pemenang Ballon d'Or
Dengan kemenangan pada 2026, Putellas kini mengoleksi tiga Ballon d'Or Feminin, menyamai Bonmati dalam daftar pemain dengan gelar terbanyak pada kategori putri. Keduanya masih berada di bawah Lionel Messi yang mengoleksi delapan penghargaan Ballon d'Or putra.
Pemain dengan tiga atau lebih Ballon d'Or (putra dan putri):
- Lionel Messi: 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, 2023
- Cristiano Ronaldo: 2008, 2013, 2014, 2016, 2017
- Johan Cruyff: 1971, 1973, 1974
- Michel Platini: 1983, 1984, 1985
- Marco van Basten: 1988, 1989, 1992
- Aitana Bonmati: 2023, 2024, 2025
- Alexia Putellas: 2021, 2022, 2026
Daftar pemenang Ballon d'Or Feminin:
- 2018: Ada Hegerberg d'Or Lyon/Timnas Norwegia
- 2019: Megan Rapinoe d'Or Reign FC/Timnas Amerika Serikat
- 2020: Tidak diberikan
- 2021: Alexia Putellas d'Or Barcelona/Timnas Spanyol
- 2022: Alexia Putellas d'Or Barcelona/Timnas Spanyol
- 2023: Aitana Bonmati d'Or Barcelona/Timnas Spanyol
- 2024: Aitana Bonmati d'Or Barcelona/Timnas Spanyol
- 2025: Aitana Bonmati d'Or Barcelona/Timnas Spanyol
- 2026: Alexia Putellas d'Or Barcelona/Timnas Spanyol
Pada usia 32 tahun, Putellas kini memulai babak baru setelah 14 tahun membela Barcelona. Ia bergabung dengan London City Lionesses, klub milik Michele Kang, untuk menghadapi tantangan baru di Inggris.
Kepindahan itu menjadi awal fase berikutnya dalam karier Putellas. Namun, kemenangan Ballon d'Or Feminin 2026 memastikan namanya kembali berada di puncak sepak bola putri dunia.
Sumber: Sports Illustrated
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 13:02
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
Liga Champions 27 Oktober 2026, 12:59
-
Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 08:15
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR