FIFA memutuskan untuk mencoba lapangan rumput yang dipadukan dengan serat sintetis di Stadion Peter Mokaba, Polokwane dan Mbombela, Nelspruit, Afrika Selatan dan tim berlega hati ketika mendapat kesempatan untuk berlatih di atas lapangan sehari menjelang hari pertandingan.
"Ini jenis lapangan baru bagi kami," ujar Bek Aljazair Madjid Bougherra. "Ini akan menjadi pertandingan yang cepat," ujarnya mengenai permukaan lapangan.
Bek Slovenia Bostjan Cesar mengatakan lapangan sangat mulus. "Kami jarang bermain di lapangan seperti ini, namun bola bisa berjalan dengan mulus," ujarnya kepada wartawan.
Pertandingan Minggu menjadi penampilan perdana Aljazair dalam putaran final Piala Dunia dalam 24 tahun terakhir. Mereka merupakan satu-satunya tim Afrika dalam turnamen ini yang mempunyai pelatih asli Afrika, namun persiapan mereka diganggu oleh cedera.
Sedangkan Slovenia berharap dapat meraih kemenangan perdana dalam ajang kompetisi besar setelah gagal menang dalam Piala Eropa 2000 dan Piala Dunia 2002. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR