
Bola.net - Kemenangan menyakinkan 2-0 Manchester City atas Newcastle United di leg pertama semifinal Carabao Cup, Rabu (14/1/2026) dini hari tadi justru tertutup awan mendung kontroversi.
Bukan soal dominasi sang juara bertahan yang menjadi buah bibir, melainkan keputusan VAR yang memakan waktu sangat lama di babak kedua.
Momen krusial itu terjadi ketika rekrutan anyar senilai £65 juta, Antoine Semenyo, mengira ia telah mencetak gol keduanya malam itu.
Namun, selebrasi tersebut berubah menjadi kebingungan massal ketika wasit Chris Kavanagh menghabiskan waktu lima setengah menit untuk meninjau monitor di pinggir lapangan St James' Park.
Semenyo dan Gol yang Dicuri

Semenyo, yang sebelumnya memecah kebuntuan pada menit ke-53, sukses membelokkan umpan silang Tijjani Reijnders melewati Nick Pope sepuluh menit berselang.
Sayangnya, gol tersebut dianulir karena Erling Haaland dianggap berada dalam posisi offside dan mengganggu bek Newcastle, Malick Thiaw.
"Gol kedua itu seharusnya sah," ujar Semenyo dengan nada kecewa usai pertandingan.
Situasi teknis di lapangan ternyata jauh lebih rumit dari sekadar pandangan mata telanjang. Teknologi offside semi-otomatis dilaporkan gagal berfungsi karena posisi pemain yang terlalu rapat, memaksa petugas VAR Stuart Attwell kembali menggunakan teknologi garis manual.
Haaland dinilai terlibat kontak fisik dengan Thiaw, yang secara teknis menghalangi bek tersebut untuk menghentikan bola Semenyo.
Frustrasi Man City
Meski Rayan Cherki akhirnya memastikan kemenangan lewat gol di masa injury time, rasa gondok masih menyelimuti skuad Pep Guardiola. Kapten Bernardo Silva tak bisa menyembunyikan kekesalannya, terutama karena ini bukan kali pertama City dirugikan di markas Newcastle.
Silva mengungkit insiden sebelumnya di Premier League, di mana panel insiden mengakui bahwa Phil Foden seharusnya mendapat penalti di stadion yang sama.
"Seharusnya skornya 3-0, tapi kami sudah cukup terbiasa dengan hal ini sekarang," keluh Silva kepada awak media.
Gelandang asal Portugal itu merasa pola keputusan yang merugikan timnya mulai terasa repetitif.
"Sangat membuat frustrasi karena terakhir kali kami datang ke sini, kami juga mendapati banyak keputusan yang merugikan kami," imbuhnya.
Di sisi lain, Pep Guardiola memilih respons yang lebih diplomatis namun menyiratkan keteguhan mental timnya.
Sang manajer menegaskan bahwa insiden gol yang dianulir tersebut justru akan membuat mental pasukannya menjadi "lebih kuat".
Ramai-ramai Soroti VAR
Keputusan yang secara teknis benar menurut hukum—namun mencederai ritme permainan—ini memancing reaksi keras dari para pengamat. Mantan bek City, Micah Richards, menyebut proses yang memakan waktu lima menit lebih ini sebagai bentuk "wasit ulang" (re-refereeing) yang merusak esensi permainan.
"Saya mengerti prosesnya, tapi VAR tidak dihadirkan untuk alasan seperti ini," kritik Richards tajam.
Ia menilai keputusan tersebut sangat bertentangan dengan semangat permainan menyerang.
"Ini adalah anti-gol, sesuatu yang mereka (wasit) bilang tidak akan mereka lakukan. Mengapa harus memakan waktu lima menit?" tanyanya retoris.
Senada dengan Richards, mantan striker Chris Sutton bahkan mengeluarkan pernyataan yang lebih suram. Ia menilai jarak antara Semenyo dan bek lawan cukup jauh, sehingga intervensi Haaland sebenarnya tidak relevan.
"Saya pikir permainan (sepak bola) sudah mati," cetus Sutton.
Ia meragukan apakah bek lawan benar-benar bisa mengubah keadaan jika tidak ada Haaland.
"Apakah Thiaw benar-benar akan menghentikan bola itu? Jarak dari Semenyo itu satu atau satu setengah yard. Thiaw tidak akan bereaksi terhadap itu," tambahnya.
Jamie Redknapp Memberikan Dukungan
Meski menuai badai kritik, ada pula yang melihat keputusan ini sudah sesuai jalur hukum yang kaku. Mantan gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, mengakui bahwa meski prosesnya menyebalkan, aturannya memang demikian.
"Jika mereka mengesahkan gol itu, tidak akan ada satu orang pun yang melihatnya dan berpikir itu seharusnya tidak disahkan," kata Redknapp.
Namun, ia tak bisa membantah fakta hitam di atas putih aturan offside.
"Tapi berdasarkan hukum tertulis, suka atau tidak suka, itu adalah keputusan yang benar," pungkasnya.
Bek Newcastle yang absen karena cedera, Dan Burn, juga sepakat bahwa keputusan itu benar meski ia tidak menyukai aturan subjektifnya.
"Saya tidak ingin melihat itu, tapi menurut hukum tertulis, gol itu memang harus dianulir," aku Burn.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City yang Semakin Hijau: Pasang 10.500 Panel Surya Demi Net-Zero 2030
Bolatainment 14 Januari 2026, 11:31
-
Drama di Laga Newcastle vs Man City: Kontroversi VAR dan Matinya Sepak Bola
Liga Inggris 14 Januari 2026, 08:27
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR