
Bola.net - Real Madrid memasuki babak baru di tengah musim setelah menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama. Keputusan ini diambil menyusul kepergian mendadak Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Pergantian tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama karena Alonso baru saja membawa Madrid ke final Piala Super Spanyol. Meski gagal meraih trofi, performa tim sebelumnya dinilai cukup stabil.
Dalam situasi itu, manajemen klub memilih sosok internal. Arbeloa naik kelas setelah enam tahun bekerja bersama tim junior dan tim B Real Madrid.
Arbeloa Gantikan Alonso di Tengah Kejutan

Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama setelah Xabi Alonso meninggalkan klub pada Senin. Alonso pergi usai hanya menangani 34 pertandingan.
Keputusan pemecatan Alonso disebut mengejutkan dunia sepak bola. Laporan dari Spanyol sebelumnya menyebut posisinya aman setelah membawa Madrid ke final Supercopa de Espana.
Dalam perjalanan tersebut, Madrid menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal sebelum kalah dari Barcelona di partai final Clasico. Meski demikian, klub tetap mengambil langkah perubahan.
Menolak Bayangan Jose Mourinho
Arbeloa memiliki sejarah panjang bersama Real Madrid sebagai pemain. Ia tampil 237 kali dan menjadi bagian skuad saat Jose Mourinho melatih klub pada periode 2010 hingga 2013.
Namun, Arbeloa menepis anggapan bahwa ia akan meniru gaya Mourinho. Dalam konferensi pers pertamanya pada Selasa, ia menegaskan keinginannya menempuh jalur sendiri.
“Saya belum berbicara dengannya. Bagi saya, dilatih olehnya adalah sebuah kehormatan, seseorang yang punya pengaruh besar dalam karier saya."
"Saya akan menjadi Arbeloa, saya tidak takut gagal, tetapi jika saya mencoba menjadi seperti Mourinho, saya akan gagal secara spektakuler.”
Situasi Tim dan Target Hingga Akhir Musim
Saat ini, Real Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga. Di Liga Champions, mereka berada di peringkat ketujuh setelah kalah dari Liverpool dan Manchester City.
Meski demikian, Arbeloa menilai posisi tim masih kompetitif di semua ajang. Fokusnya tertuju pada kebersamaan tim dan kondisi para pemain.
“Masih ada musim yang panjang, dan kami berada di posisi yang bagus di semua kompetisi. Itulah fokus saya: memastikan semua pemain tersedia, saling mengenal, dan bekerja bersama," lanjut Arbeloa.
"Yang terpenting adalah mereka, bahwa mereka bahagia dan menikmati permainan di lapangan. Mengenakan lambang ini adalah hal terbaik yang bisa terjadi dalam hidup. Kami punya ambisi untuk bertarung memperebutkan segalanya.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Xabi Alonso Out, Jurgen Klopp Tertarik Untuk Arsiteki Real Madrid
- Prediksi Albacete vs Real Madrid 15 Januari 2026
- Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid: Beri Jawaban yang Tegas, Jujur, dan Penuh Makna
- Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
- Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa Pelatih Real Madrid Castilla Setelah Alvaro Arbeloa Promosi ke Tim Senior?
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 16:13
-
Real Madrid Ganti Pelatih, Apakah Endrick Akan Pulang dari Lyon?
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 16:00
-
Insiden di Sesi Latihan yang Memicu Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 14:28
-
3 Bintang Real Madrid yang Bermasalah dengan Kepemimpinan Xabi Alonso
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 13:55
-
3 Hal yang Bikin Xabi Alonso Kecewa Selama Menangani Real Madrid
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 13:38
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR