
Bola.net - Timnas Prancis kalah dari Argentina di partai puncak Piala Dunia 2022 pada Minggu (18/12/2022). Bos Prancis, Didier Deschamps merasa kekalahan tersebut dipengaruhi oleh virus yang menyerang para pemainnya jelang lawan Argentina.
Sebelumnya Prancis diterpa virus yang membuat beberapa pemain andalannya tak mampu bermain melawan Maroko di semifinal. Virus yang terkonfirmasi sebagai flu unta tersebut membuat para pemain Prancis mengalami masalah dengan perut dan kepala mereka.
Dayot Upamecano dan Adrien Rabiot menjadi pemain yang terjangkit flu hingga harus duduk di bangku cadangan melawan Maroko. Setelahnya, giliran Raphael Varane dan Ibrahima Konate yang mendapatkan gejala serupa jelang laga melawan Argentina.
Deschamps merasa kondisi tersebut yang menjadi faktor kuat Prancis tampil loyo di babak pertama melawan Argentina. “Seluruh skuad telah menghadapi situasi sulit untuk sementara waktu, mungkin itu memiliki dampak fisik dan psikologis," ujar Deschamps dikutip dari Fotmob.
Prancis Sedikit Kelelahan

Didier Deschamps merasa timnya sedikit kelelahan jelang laga melawan Argentina. Pasalnya beberapa pemain yang terjangkit virus membuat rekan-rekannya harus bekerja ekstra.
Para pemain yang terjangkit virus tersebut bahkan tak bisa hadir di latihan jelang laga melawan Argentina. Kondisi itu tentu saja mengganggu para pemain Prancis yang punya ambisi untuk mengulang kesuksesan empat tahun silam.
"Tapi saya tidak khawatir dengan para pemain yang memulai pertandingan. Mereka 100 persen fit, tapi kami hanya punya empat hari sejak pertandingan terakhir jadi mungkin ada sedikit kelelahan.”
"Itu bukan alasan tapi kami tidak menunjukkan energi yang sama seperti pertandingan sebelumnya (versus Maroko) dan untuk satu jam pertama (lawan Argentina) kami tidak dalam (permainan),” terang Deschamps.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Tidak Dilevel yang Sama

Sebelumnya, Adrien Rabiot juga pernah mengatakan bahwa Prancis mulai kehabisan bensin setelah laga melawan Inggris. Theo Hernandez juga menambahkan bahwa Prancis butuh pemulihan cepat setelah laga melawan Maroko.
Sinyal-sinyal tersebut terangkum jelang partai puncak melawan Argentina setelah diterpa virus. Deschamps merasa itu yang membuat timnya tampil buruk di babak pertama. Prancis bahkan tak mampu menciptakan satupun tembakan selama 45 menit.
“Dalam 70 menit pertama atau lebih, kami memainkan lawan yang sangat agresif dan dinamis dan kami tidak berada di level yang sama karena sejumlah alasan. Kami berhasil bangkit dari kematian dan melakukan comeback yang luar biasa dari situasi yang sangat sulit," ujar Deschamps.
Prancis baru bisa kembali ke permainan terbaiknya setelah Kylian Mbappe mencetak gol pemecah kebuntuan di menit 80. Mbappe bahkan bisa menyamakan kedudukan satu menit usai mencetak gol dari titik putih.
Sumber: Fotmob
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2022: Begini Reaksi Para Legenda Tentang Laga Final Argentina vs Prancis
Piala Dunia 19 Desember 2022, 23:12
-
Legenda Argentina Anggap Lionel Messi Punya Beban Berat Sebelum Juara Piala Dunia 2022
Piala Dunia 19 Desember 2022, 22:56
-
Karim Benzema Putuskan Pensiun dari Timnas Prancis
Piala Dunia 19 Desember 2022, 22:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR