Bola.net - - Mantan pelatih Juventus, Fabio Capello tak ketinggalan memanaskan situasi jelang pertemuan Italia melawan Jerman tengah pekan ini. Dia mengklaim bahwa kemenangan Jerman di Euro 2016 atas Italia lalu adalah berkat keberuntungan.
Italia dan Jerman memang akan kembali bertemu dalam pertandingan uji coba tengah pekan ini. Ini adalah pertemuan pertama kedua tim sejak terakhir Jerman mengalahkan Italia lewat adu penalti pada EURO 2016 lalu.
Sebagai informasi, saat itu Jerman dan Italia memang bertemu di Stade Matmut-Atlantique(Bordeaux) di perempat final Euro 2016. Pemenang laga ini harus ditentukan lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Saat tu, Jerman menang adu penalti dengan skor 6-5.
"Jerman selalu menjadi lawan yang sulit, karena mereka bermain untuk menjadi yang terbaik di semua kompetisi dan terakhir kali mereka juga mengalahkan Italia," ujarnya.
"Dalam pertandingan besar insiden kecil sering terjadi dan menentukan dan itu terbukti pada Euro 2016 juga. Setelah begitu banyak tendangan penalti, kami bisa mengatakan bahwa kemenangan Jerman sedikit berbau keberuntungan," sambungnya.
"Secara historis Italia selalu unggul dalam hal organisasi taktik, mampu menganalisis secara rinci titik-titik yang lemah dan kuat dari lawan mereka. Pada pertandingan nanti, ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting untuk menguji skuat muda Italia, mengingat Giampiero Ventura kehilangan banyak pemain besarnya," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Italia: Lawan Jerman Bukan Laga Persahabatan!
Piala Dunia 14 November 2016, 18:51
-
Andrea Belotti Akui Terinspirasi Aguero
Liga Italia 14 November 2016, 18:23
-
Bonucci Bantah Jerman 'Ganggu' Italia Saat Lawan Liechtenstein
Piala Dunia 14 November 2016, 15:05
-
Skuat Jerman Kunjungi Koloseum
Bolatainment 14 November 2016, 15:01
-
Bahagianya Zappacosta Jalani Debut Untuk Italia
Piala Dunia 14 November 2016, 14:46
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR