
Bola.net - Brasil menunjukkan dominasi di panggung Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Haiti dengan skor 3-0 pada matchday 2 Grup C. Laga yang digelar di Philadelphia Stadium, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB itu mempertegas kualitas Selecao atas lawannya.
Hasil ini membuat Brasil untuk sementara naik ke puncak klasemen Grup C dengan koleksi empat poin. Mereka berhasil menggeser Maroko yang sebelumnya menempati posisi teratas setelah laga pertama.
Meski menang cukup meyakinkan, Brasil sejatinya masih menyisakan catatan dalam efektivitas penyelesaian akhir. Selecao sebenarnya berpeluang mencetak gol dengan jumlah yang lebih besar sepanjang pertandingan berlangsung.
Di sisi lain, Haiti menunjukkan keberanian dalam bermain, terutama pada babak kedua. Namun, perbedaan kualitas individu dan struktur permainan membuat mereka tetap kesulitan mengimbangi tempo Brasil.
Dominasi Brasil dan Evaluasi Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti menilai Brasil tampil lebih baik pada babak pertama dibandingkan paruh kedua. Menurutnya, timnya sempat kehilangan kontrol permainan meski tetap menciptakan peluang berbahaya.
“Kami jauh lebih baik di babak pertama. Di babak kedua, mereka sedikit lebih mengontrol permainan, tetapi kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol,” kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu tetap memberikan penilaian positif secara keseluruhan terhadap performa timnya. Ia menegaskan bahwa Brasil tetap berada di jalur yang tepat meski belum tampil sempurna.
“Secara keseluruhan, itu adalah pertandingan yang bagus,” kata pelatih asal Italia itu.
Peran Matheus Cunha dan Fleksibilitas Taktik Brasil

Sorotan utama kemudian tertuju pada Matheus Cunha yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Penyerang yang juga dikaitkan dengan Manchester United itu tampil efektif dalam memanfaatkan ruang di lini depan Brasil.
Ancelotti pun merespons kemungkinan perubahan peran Cunha pada laga berikutnya melawan Skotlandia di Miami. Ia menegaskan bahwa fleksibilitas tetap menjadi bagian dari rencana taktiknya.
“Kita lihat saja,” tambah pelatih asal Italia itu.
“Saya pikir posisi Matheus adalah posisi yang bagus untuk menciptakan masalah bagi pertahanan. Dan dia menyaring umpannya dengan sangat baik, dan posisinya adalah posisi yang bagus untuk efektif di lini depan.
"Itu bisa menjadi pilihan. Kami membahas ini kemarin. Saya tidak menginginkan identitas yang jelas. Mungkin kita akan mengubahnya di pertandingan berikutnya," tegas eks pelatih Real Madrid.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
- Ironi Turki di Piala Dunia 2026: Dominasi Gila-gilaan, 62 Shot, tapi Gagal Cetak Gol!
- Kenapa Miguel Almiron Dikartu Merah di Laga Turki vs Paraguay? Ini Penyebabnya
- Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
- Klasemen Grup D Piala Dunia 2026 Usai Amerika Serikat Menang dan Turki Kalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:43
-
Endrick Harus Sabar di Timnas Brasil
Piala Dunia 19 Juni 2026, 12:51
LATEST UPDATE
-
Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 23:37
-
Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 21:23
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16























KOMENTAR