Dampak Kartu Merah di Laga Portugal vs Chile: Apakah Rafael Leao Absen di Piala Dunia 2026?

Dampak Kartu Merah di Laga Portugal vs Chile: Apakah Rafael Leao Absen di Piala Dunia 2026?
Aksi winger Portugal, Rafael Leao saat melawan Chile di laga uji coba jelang Piala Dunia 2026, 7 Juni 2026 lalu. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Rafael Leao menghadapi situasi kurang ideal setelah menerima kartu merah saat membela Portugal dalam laga uji coba melawan Chile. Insiden tersebut membuat penyerang AC Milan itu berpotensi terkena sanksi yang bisa berdampak hingga persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang digelar di Lisbon pada Sabtu waktu setempat itu berakhir 2-1 untuk kemenangan Portugal. Gol Goncalo Guedes dan Bruno Fernandes memastikan Selecao das Quinas menutup laga dengan hasil positif, meski insiden kartu merah sempat mewarnai jalannya pertandingan.

Masalah bermula menjelang turun minum ketika terjadi ketegangan antara Joao Cancelo dan dua pemain Chile, Ivan Roman serta Felipe Faundez. Situasi yang awalnya hanya adu mulut kemudian berkembang menjadi keributan antarpemain di dekat lapangan.

Leao yang melihat rekan setimnya terlibat konflik ikut mendekat untuk meredakan situasi. Namun, saat emosi memuncak, ia justru melakukan dorongan ke arah Ivan Roman hingga wasit yang dibantu VAR langsung mengeluarkan kartu merah untuk kedua pemain.

1 dari 3 halaman

Aturan FIFA dan Peluang Hukuman Tambahan

Wasit memberikan kartu merah pada Rafael Leao dan Ivan Roman di laga Timnas Portugal vs Timnas Chili (c) AP Photo/Armando Franca

Wasit memberikan kartu merah pada Rafael Leao dan Ivan Roman di laga Timnas Portugal vs Timnas Chili (c) AP Photo/Armando Franca

Berdasarkan artikel 69 Kode Disiplin FIFA, pemain yang mendapat kartu merah di laga persahabatan wajib menjalani sanksi pada pertandingan berikutnya. Artinya, Leao otomatis absen pada laga terdekat Portugal.

Portugal dijadwalkan menghadapi Nigeria dalam laga uji coba berikutnya. Pertandingan itu menjadi ajang yang kemungkinan besar akan dilewatkan Leao akibat hukuman tersebut.

Meski demikian, ada peluang hukuman tambahan jika FIFA menilai pelanggaran tersebut sebagai tindakan kekerasan serius. Namun, dalam banyak kasus serupa, sanksi tambahan jarang diberikan.

Sumber dari TMW menyebut FIFA biasanya tidak menjatuhkan hukuman lebih dari satu pertandingan. Kecuali jika terdapat unsur diskriminasi atau serangan terhadap ofisial pertandingan.

2 dari 3 halaman

Catatan Kasus Masa Lalu Sebagai Acuan

Harapan bahwa sanksi Leao tidak akan melebar juga didukung oleh sejumlah kasus sebelumnya. Dalam beberapa situasi serupa, FIFA cenderung memberikan hukuman minimal untuk insiden di laga uji coba.

Cristiano Ronaldo pernah menerima larangan satu pertandingan setelah insiden menyikut lawan, tanpa berdampak pada turnamen besar. Kasus lain juga terjadi pada Jurgen Locadia yang hanya absen satu laga akibat pelanggaran serupa di pertandingan persahabatan.

Dari pola tersebut, hukuman biasanya hanya dijalani di laga non-resmi berikutnya. Dampaknya, partisipasi pemain di turnamen utama tetap aman selama tidak ada pelanggaran tambahan.

Situasi ini membuat peluang Leao untuk tampil di fase grup Piala Dunia 2026 masih cukup besar. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA yang bisa saja mengambil langkah berbeda tergantung evaluasi insiden.

3 dari 3 halaman

Pembelaan Diri dan Spekulasi Transfer Klub

Usai pertandingan, Leao langsung memberikan klarifikasi melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa tindakannya tidak dilandasi niat buruk, melainkan untuk membela rekan setimnya.

“Mengenai kartu merah saya, saya hanya ingin melindungi rekan setim dan tidak berniat melukai lawan. Terima kasih untuk para pendukung Portugal atas atmosfer luar biasa di Jamor, kita lanjutkan perjuangan ini bersama,” kata Rafael Leao.

Di luar urusan sanksi, masa depan klub Leao juga ikut menjadi sorotan. Ia disebut semakin dekat dengan pintu keluar AC Milan dan masuk radar sejumlah klub Premier League.

Arsenal, Manchester United, dan Chelsea dilaporkan memantau situasinya dengan serius. AC Milan sendiri disebut siap melepas sang pemain dengan nilai sekitar 50 juta euro, tergantung perkembangan situasi termasuk performa dan kondisi Leao di level internasional.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL