Debut Pahit Graham Potter di Timnas Swedia: Dibantai Swiss 1-4, Harapan Piala Dunia 2026 Harus Lewat Play-off

Bola.net - Graham Potter datang ke Timnas Swedia dengan harapan besar. Reputasinya sebagai pelatih progresif yang mampu mengubah arah tim membuat publik Negeri Skandinavia menaruh ekspektasi tinggi.
Namun, laga perdananya justru menghadirkan kenyataan yang sangat berbeda dan jauh dari ideal.
Pada pertandingan debutnya, Potter harus menyaksikan tim asuhannya dipukul telak 1-4 oleh Swiss. Kekalahan tersebut bukan hanya menampar kepercayaan diri Swedia, tetapi juga memupus peluang mereka lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Momentum yang seharusnya menjadi awal perubahan malah berubah menjadi malam penuh ironi. Punya materi pemain yang cukup bagus, dengan Victor Gyokeres dan Alexander Isak di lini depan, Swedia dinilai bisa meraih hasil bagus.
Namun, Swedia yang mencoba bereksperimen dengan susunan pemain alternatif justru makin terpuruk, sementara Swiss tampil klinis dan memastikan langkah mereka menuju Amerika Utara.
Swiss Tak Terbendung, Swedia Tersungkur di Debut Potter

Laga di mana Graham Potter memimpin Swedia untuk pertama kalinya berlangsung jauh di luar harapan. Sang pelatih memang memilih merotasi skuad, mengingat posisi puncak klasemen sudah tidak lagi realistis untuk dikejar.
Alexander Isak baru turun pada menit ke-62, sementara Viktor Gyokeres absen karena cedera.
Keputusan itu tidak membuahkan hasil. Breel Embolo membuka keunggulan Swiss, meski Swedia sempat membalas lewat Benjamin Nygren pada menit ke-33.
Namun, Swiss tampil jauh lebih tajam di babak kedua dan mencetak tiga gol tambahan melalui Granit Xhaka, Dan Ndoye, dan Johan Manzambi. Kekalahan telak ini menegaskan betapa berat pekerjaan Potter dalam mengembalikan daya saing Swedia.
Jalan Terjal Swedia dan Dinamika Kualifikasi Eropa

Swedia memang sudah memastikan tempat di play-off berkat performa mereka di UEFA Nations League. Namun, kekalahan dari Swiss membuat gambaran besar semakin jelas: Potter harus membangun tim yang rapuh dengan waktu yang sangat terbatas.
Posisi juru kunci Grup B dengan satu poin dari empat laga menunjukkan betapa Swedia kini berada di titik terendah.
Sementara itu, Swiss semakin percaya diri. Dengan hanya kekalahan enam gol atau lebih yang mampu menghalangi mereka lolos otomatis, perjalanan ke Kosovo pada laga penutup tidak membuat mereka gentar.
Sumber: FotMob
Baca Ini Juga:
- Jelang Lawan Norwegia, Federico Dimarco Pesimis Italia Bisa Menang Ugal-ugalan Dengan Skor 9-0!
- Prediksi Italia vs Norwegia 17 November 2025
- Portugal Ajukan Banding ke FIFA, Berupaya Kurangi Hukuman Cristiano Ronaldo
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Spanyol dan Swiss Menang Besar, Belgia Tertahan
- Prediksi Albania vs Inggris 17 November 2025
- Prediksi Azerbaijan vs Prancis 17 November 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Portugal Lolos ke Piala Dunia 2026, Last Dance bagi Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 16 November 2025, 23:19
-
Hasil Portugal vs Aremnia: Menang Besar, 2 Pemain Hattrick, Lolos ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 16 November 2025, 23:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR