Dibuka oleh Legenda Brasil dan Arsenal, Trofi Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Dibuka oleh Legenda Brasil dan Arsenal, Trofi Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta
Suasana peluncuran trophy tour Piala Dunia di Jakarta (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Jakarta Convention Center (JCC) menjadi saksi kehadiran benda paling berharga di jagat sepak bola pada Kamis (22/1/2026). Trofi Piala Dunia dipamerkan untuk memuaskan dahaga para pencinta sepak bola.

Kehadiran trofi emas tersebut merupakan puncak dari rangkaian agenda Trophy Tour Piala Dunia. Masyarakat memiliki kesempatan langka untuk melihat secara langsung simbol supremasi tertinggi yang biasanya hanya terpantau lewat layar kaca.

Trofi tersebut diperkenalkan secara seremonial oleh legenda Timnas Brasil, Gilberto Silva. Juara Piala Dunia 2002 tersebut membuka selubung trofi di hadapan para tamu undangan.

Sejumlah tokoh penting turut dijadwalkan hadir dalam seremoni ini. Termasuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Ratu Tisha, hingga CEO Coca-Cola Indonesia Xavi Selga.

"Punya kesempatan untuk memenangkannya dengan Brasil rasanya sangat luar biasa," ujar Gilberto Silva.

1 dari 2 halaman

Arti Menjuarai Piala Dunia

Mantan pemain berusia 49 tahun itu selalu tampil sebagai starter dan selama 90 menit tatkala Brasil merengkuh trofi Piala Dunia 2022 di Korea Selatan dan Jepang. Gilberto Silva menjadi salah satu pilar bersama Ronaldo sampai Rivaldo.

"Karena ketika menang, itu kita tidak menang untuk diri sendiri, tapi negara, orang tua, saudara-saudara kita. Orang-orang di negara tentu berharap untuk merasakan momen (kemenangan) itu," kata Gilberto Silva.

"Ketika kami menang memang kami belum benar-benar paham apa arti memenangkan Piala Dunia, tetapi seiring waktu, kami belajar betapa berartinya itu, dan betapa itu menjadi hal yang penting untuk menginspirasi generasi muda," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Dari Malaysia ke Indonesia

Perjalanan trofi ikonik ini dimulai saat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma pada pagi harinya setelah diperlihatkan di Malaysia pada sehari sebelumnya. Setelah mendarat, rombongan menuju JCC dengan pengawalan.

"Aspek penting buat orang Brasil ini spesial karena tidak setiap hari kita bisa memenangkan pertandingan, kami selalu menghadapi tantangan," tutur Gilberto Silva.

"Seperti yang bisa Anda lihat, ukuran dan beratnya, itu 6 kg, bagi saya itu angka yang kecil. Tapi kalau diukur bagaimana itu berarti buat negara dan orang-orang di dunia, bukan hanya di Brasil. Karena misalnya di India, di sana banyak orang Brasil. Di Korea Selatan dan Jepang juga banyak fans Brasil."

"Makanya ini adalah bagian dari tanggung jawab. Rasanya luar biasa bisa memenangkan trofi itu karena kita menjadi representasinya," imbuh legenda Arsenal itu.

(Bola.net/Fitri Apriani)


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL