
Bola.net - Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi panggung perubahan besar dalam aturan sepak bola. Tiga regulasi baru disebut siap diterapkan ketika turnamen tersebut digelar.
Sepanjang musim 2025/2026, sepak bola memang terus berevolusi. Beberapa aturan baru sudah lebih dulu diterapkan di kompetisi domestik, termasuk pembatasan pemain yang boleh berbicara kepada wasit serta aturan delapan detik bagi kiper.
Kini, fokus perubahan mengarah ke level tertinggi. International Football Association Board (IFAB) mendorong penyesuaian aturan dengan tujuan utama mengurangi pemborosan waktu dan meningkatkan tempo permainan.
Perluasan Peran VAR di Piala Dunia
Dalam pertemuan tahunan bisnis di London, IFAB mendukung rencana memperluas penggunaan VAR. Salah satu poin utama adalah memungkinkan VAR mengintervensi keputusan kartu kuning kedua.
VAR hanya boleh merekomendasikan peninjauan jika terdapat bukti faktual yang jelas bahwa kartu tersebut diberikan secara tidak semestinya. Selain itu, VAR juga dapat turun tangan apabila kartu diberikan kepada tim yang keliru.
Perubahan lain menyentuh keputusan sepak pojok. VAR nantinya diizinkan memeriksa dan mengoreksi keputusan corner jika dinilai jelas salah, selama prosesnya dapat dilakukan segera tanpa menunda jalannya pertandingan.
Menunggu Pengesahan Resmi IFAB
Meski mendapat dukungan, seluruh perubahan ini belum resmi berlaku. Aturan baru masih menunggu persetujuan dalam pertemuan umum IFAB yang akan digelar di Cardiff pada 28 Februari 2026.
Mantan wasit Premier League David Elleray menjelaskan alasan di balik rekomendasi tersebut.
“Jika keputusan kartu kuning kedua jelas keliru secara faktual, maka itu bisa ditinjau. Kami memperkirakan hal itu akan segera diterapkan.”
Ia juga menyinggung penggunaan VAR untuk keputusan sepak pojok.
“Menggunakan VAR untuk corner, baik dengan bantuan chip di dalam bola jika tersedia, atau ketika keputusan awal jelas salah, adalah sesuatu yang bisa diterapkan mulai Piala Dunia.”
Aturan Waktu untuk Percepat Permainan
Selain VAR, IFAB juga menyoroti isu timewasting. Aturan delapan detik yang selama ini berlaku untuk kiper disebut akan diperluas.
Ke depan, pembatasan waktu tersebut juga akan diterapkan pada lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat ritme pertandingan.
Diskusi lain mencakup rencana aturan 10 detik untuk pergantian pemain. Pemain yang ditarik keluar harus meninggalkan lapangan dalam batas waktu tertentu, atau penggantinya tidak boleh masuk hingga bola mati berikutnya.
Sementara itu, pemain cedera diwajibkan berada di luar lapangan selama dua menit, kecuali jika ia dilanggar oleh pemain lawan yang kemudian mendapat kartu kuning atau merah.
Fokus pada Pengalaman Penonton
Kepala IFAB sekaligus CEO FA of Wales, Noel Mooney, menegaskan bahwa arah perubahan ini jelas.
“Temanya sekarang sangat jelas, yaitu meningkatkan tempo permainan dan mengurangi pemborosan waktu," kata Mooney.
"Jadi kami sedang mengerjakan paket langkah untuk memastikan para penggemar mendapatkan pengalaman sepak bola yang lebih baik, dan itu sangat penting.”
Jika disahkan, aturan-aturan ini akan mulai membentuk wajah baru sepak bola di World Cup. Piala Dunia edisi tersebut pun berpotensi menjadi tonggak perubahan cara permainan dijalankan di level tertinggi.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Eks Man United Ini Beber 1 Alasan Besar Cristiano Ronaldo Belum Akan Pensiun: Termotivasi Messi
- John Herdman Buka-bukaan Alasan Tolak Sejumlah Negara untuk Latih Timnas Indonesia: Tertantang Bawa Skuad Garuda ke Piala Dunia!
- FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
- 4 Fakta John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia: Alumni Piala Dunia yang jadi Otak Generasi Emas Kanada
- Bedah Taktik John Herdman yang Bisa Bikin Timnas Indonesia Bangkit: Gegenpressing dalam Formasi 3-4-2-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Kado Spesial Cristiano Ronaldo! FIFA Resmi Cabut Sanksi Transfer Al Nassr
Asia 23 Desember 2025, 09:25
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06























KOMENTAR