
Bola.net - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dukungan terbuka kepada Presiden FIFA Gianni Infantino yang tengah mendapat tekanan akibat kontroversi FIFA Forward Enterprise (FFE). Trump bahkan menilai FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika mengganti Infantino dari jabatannya.
Dukungan tersebut muncul setelah UEFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan Concacaf mengkritik keras proses di balik rencana FFE. Ketiga konfederasi menilai Infantino telah mengkhianati kepercayaan mereka melalui proses yang dinilai tidak transparan.
FFE merupakan rencana pembentukan perusahaan baru yang akan mengelola hak komersial dan penjualan tiket kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Dalam proposal tersebut, sekitar 20 persen saham perusahaan akan ditawarkan kepada investor swasta.
Thrive Eternal disebut sebagai salah satu kelompok investor yang diusulkan untuk FFE. Perusahaan tersebut didirikan Joshua Kushner, saudara Jared Kushner yang merupakan menantu Trump, sehingga rencana tersebut semakin mendapat sorotan.
Trump Tegaskan Dukungan kepada Infantino

Trump menyampaikan dukungannya melalui media sosial ketika posisi Infantino tengah menjadi sorotan. Ia menilai pergantian presiden FIFA justru akan merugikan organisasi tersebut setelah keberhasilan Piala Dunia 2026.
"FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," tulis Trump di media sosial.
"Dia sosok yang luar biasa; dia baru saja memimpin penyelenggaraan Piala Dunia paling sukses, bahkan empat kali lipat lebih sukses, yang pernah ada. Jika dia pergi, ajang ini tidak akan pernah lagi sesukses atau semenguntungkan itu."
Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen tersebut menjadi panggung besar bagi FIFA di bawah kepemimpinan Infantino, sekaligus memperkuat hubungan antara sang presiden FIFA dan Trump.
Kontroversi FFE Jadi Ujian Infantino

Tekanan terhadap Infantino tidak semata-mata berkaitan dengan rencana bisnis FFE. UEFA, AFC, dan Concacaf mempersoalkan proses pengambilan keputusan karena menganggap mereka tidak mendapatkan konsultasi yang memadai sebelum proposal tersebut mencuat ke publik.
FIFA sebelumnya menjelaskan bahwa FFE dirancang untuk mengoptimalkan aset komersial dan meningkatkan pendapatan yang dapat digunakan untuk pengembangan sepak bola. Namun, rencana melepas sebagian saham kepada investor swasta memunculkan kekhawatiran terkait tata kelola dan kontrol atas aset komersial FIFA.
Hubungan dekat Infantino dengan Trump juga membuat dukungan tersebut menjadi perhatian. Pada Desember 2025, Infantino memberikan FIFA Peace Prize pertama kepada Trump dalam acara pengundian Piala Dunia 2026 di Washington.
Karena itu, dukungan Trump menjadi modal politik tambahan bagi Infantino ketika menghadapi tekanan dari sejumlah konfederasi. Namun, persoalan utama tetap berada di internal FIFA: bagaimana Infantino memulihkan kepercayaan dan memastikan proses pengambilan keputusan organisasi berlangsung transparan.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Ini Rayuan Andoni Iraola yang Membuat Ronald Araujo Bersedia Gabung Liverpool
- PSG Hampir Sepakati Kontrak dengan Ferran Torres, tetapi Barcelona Tolak Tawaran Pertama
- 2 Klub Memburu Endrick dari Real Madrid
- Ayyoub Bouaddi, Suksesor Ideal Rodri di Man City?
- Real Madrid Cari Bek Tengah Kaki Kiri: Misi Jose Mourinho Lengkapi Skuad 2026/2027
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
-
Presiden FIFA Gianni Infantino Dipanggil soal Relasi dengan Donald Trump
Piala Dunia 28 Juli 2026, 19:42
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR