
Bola.net - Pada 11 Juli 2010, Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 setelah menggulingkan Belanda dengan skor 1-0 dalam pertandingan final di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan. Kemenangan tersebut membuat Spanyol meraih gelar Piala Dunia pertama mereka, serta kemenangan Piala Dunia pertama oleh tim Eropa di luar benua Eropa.
Gelar juara Piala Dunia itu pun berhasil dikawinkan dengan gelar juara Euro yang sempat diraih pada tahun 2008. Selanjutnya, Spanyol kembali juara Euro di tahun 2012. Komplit.
Kemenangan Spanyol sekaligus memupus mimpi Belanda untuk sukses dalam final Piala Dunia ketiga yang mereka mainkan. Kini, De Oranje harus menghadapi kenyataan selalu gagal di final setelah nasib serupa pada 1974 dan 1978.
Duel Belanda vs Spanyol di partai pemungkas juga berjalan selayaknya duel dua tim terkuat di dunia, pertandingan berjalan sengit selama 120 menit.
Hujan Kartu Kuning
Hujan kartu mewarnai final antara Spanyol kontra Belanda. Sebanyak 13 pemain dari kedua tim mendapat kartu dari sang pengadil.
Dalam laga yang berlangsung di Soccer City, Spanyol mendapat lima kartu kuning, sedangkan Belanda mendapat tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Satu pemain yang mendapat kartu merah adalah bek John Heitinga akibat menerima dua kartu kuning.
Laga yang dipimpin oleh Howard Webb berlangsung keras dengan dibumbui banyak trik dari para pemain dari kedua tim. Bahkan, wasit asal Inggris sering memperingatkan beberapa pemain sebelum memberikan kartu kepada pemain yang melakukan pelanggaraan.
Tendangan Kung-Fu Nigel de Jong
Laga final tersebut diwarnai insiden "Tendangan Kung-fu" yang dilakukan oleh Nigel De Jong. Insiden itu terjadi pada menit ke-28 laga final yang dihelat di Soccer City Stadium, Johannesburg. Duel perebutan bola terjadi antara gelandang Spanyol Xabi Alonso dan De Jong.
Saat Alonso berhasil memenangi bola, tiba-tiba saja kaki kanan De Jong masuk ke dada Alonso. Seketika pemain 34 tahun itu tergeletak di lapangan dan para pemain Spanyol melontarkan protes keras kepada Webb.
Mereka meminta De Jong diusir keluar karena sudah melakukan tekel yang sangat berbahaya. Sayangnya, De Jong tetap berada di lapangan karena hanya menerima kartu kuning.
Howard Webb Merasa Bersalah
Nyaris enam tahun setelah laga final tersebut, Webb dalam sebuah wawancara dengan BT Sport mengaku kesalahannya tidak memberi kartu merah untuk De Jong. Wasit asal Inggris itu menyebut pandangannya saat itu terhalang sehingga tak mampu melihat dengan jelas kejadiannya.
"Saya merasa telah mengambil keputusan tepat di lapangan," ucap Webb dilansir dari BT Sport. "Jadi saya kembali ke ruang ganti. Kemudian, asisten wasit mendapat telepon dan wajahnya langsung menunduk," kata Webb mengingat final Piala Dunia 2010.
Ketika itu, Webb memimpin bersama dua asisten hakim garis, Darren Cann dan Mike Mullarkey yang sama-sama berasal dari Inggris.
"Kemudian, saya berkata: Apa yang salah? Kemudian asisten wasit itu mengatakan, De Jong seharusnya di kartu merah. Laporan itu bersumber dari markas Komite Wasit." tambahnya.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Piala Dunia 2010, Final Paling Brutal dalam Sejarah
Piala Dunia 27 Juli 2022, 17:41
-
Piala Dunia 2010: Ketika 4 Pemain Berbagi Gelar Top Skor
Piala Dunia 25 Juli 2022, 19:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
-
Declan Rice Bela Viktor Gyokeres: Arsenal Tak Akan di Puncak Tanpa Dia
Liga Inggris 4 Januari 2026, 20:26
-
Tempat Menonton Man City vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR