Betapa tidak, Kroasia selalu bermain 120 menit sejak fase gugur. Berarti sudah tiga kali mereka bermain 30 menit ekstra, yang setara dengan 90 menit alias satu pertandingan penuh.
Jadi, jika menang Kroasia akan mencatat sejarah baru dan menambah jumlah negara yang pernah menjuarai Piala Dunia, sekaligus sejarah baru sebagai juara yang bertanding ekuivalen dengan delapan pertandingan. Kroasia pun sudah siap mewujudkan hal tersebut. (as/dre)
Tanpa Rasa Takut

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic mengakui bermain selama 120 menit dalam tiga pertandingan beruntung bukanlah hal mudah. Tetapi di saat yang sama kondisi itu menyebabkan timnya lebih bersemangat untuk tampil sebaik mungkin dan meraih kemenangan.
"Kami bisa saja menjadi satu-satunya tim yang menjadi juara setelah memainkan jumlah pertandingan ekuivalen dengan delapan laga. Itu sangat sulit untuk pemain kami," ujar Dalic di diario as.
"Namun semakin sulit, maka kami bisa tampil lebih baik, kami tak punya rasa takut. Saya yakin kami akan pulih dan baik-baik saja, ini adalah final Piala Dunia, tidak ada alasan.
Laga Sulit

Sudah menjadi rahasia umum bahwa energi yang paling mujarab bagi manusia bukanlah kekuatan fisik, melainkan kekuatan kehendak. Itulah yang ditampilkan para pemain Kroasia. Mereka selalu tertinggal lebih dulu di laga-laga fase gugur, tetapi pada akhirnya mereka menang setelah bermain lebih dari 90 menit.
"Kami akan sangat siap karena ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Laga ini akan sangat sulit tetapi saya yakin kami akan menemukan semua energi dan motivasi yang kami butuhkan.
Mencatat Sejarah

Tak hanya itu, para pemain Kroasia juga mendapat motivasi ekstra untuk membuat warga negaranya berbangga diri jika berhasil meraih gelar juara. Kroasia adalah salah satu negara terkecil yang pernah bermain di final Piala Dunia.
"Kami akan mencatatkan nama kami di buku sejarah dengan menjadi negara terkecil yang pernah bermain di final, bersama Uruguay," sambungnya.
"Kami sangat bangga dengan pemain-pemain kami, ini adalah salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah olahraga Kroasia." [initial]
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Messi dan Kane, Kroasia Optimis Bisa Matikan Ujung Tombak Prancis
Piala Dunia 13 Juli 2018, 19:21
-
Griezmann: Meraih Ballon d'Or? Saya Tak Peduli
Piala Dunia 13 Juli 2018, 17:07
-
Final Piala Dunia 2018, Satu Langkah Terakhir Kroasia
Piala Dunia 13 Juli 2018, 16:00
-
Riko Simanjuntak Punya Firasat Prancis Akan Jadi Juara Piala Dunia 2018
Piala Dunia 13 Juli 2018, 15:45
-
Pogba Ogah Bandingkan Deschamps dan Mourinho
Piala Dunia 13 Juli 2018, 15:30
LATEST UPDATE
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR