Liverpool dan Timnas Prancis Berduka, Ayah Ibrahima Konate Meninggal Dunia

Liverpool dan Timnas Prancis Berduka, Ayah Ibrahima Konate Meninggal Dunia
Bek Liverpool, Ibrahima Konate beraksi saat melawan Leeds United di Liga Inggris, 2 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Kabar duka menyelimuti bek Liverpool, Ibrahima Konate. Pemain berusia 26 tahun itu mengonfirmasi meninggalnya sang ayah, Hamady, melalui unggahan di media sosial, hanya beberapa jam setelah absen dari laga Liga Champions melawan Marseille.

Konate sebelumnya tidak masuk dalam skuad Liverpool saat The Reds menang 3-0 atas Marseille pada Rabu malam waktu setempat. Klub menyebut absennya sang pemain disebabkan oleh “urusan keluarga”, yang belakangan diketahui berkaitan dengan wafatnya sang ayah.

Melalui Instagram Story pada Kamis sore, Konate membagikan informasi duka tersebut sekaligus detail pemakaman ayahnya. Dalam unggahan itu, ia menuliskan pesan menyentuh, “Dari-Nya kita datang, dan kepada-Nya kita kembali.” Prosesi pemakaman disebut akan dilangsungkan pada Jumat ini.

1 dari 4 halaman

Simpati Slot untuk Konate

Manajer Liverpool, Arne Slot, berjalan meninggalkan lapangan seusai pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Manajer Liverpool, Arne Slot, berjalan meninggalkan lapangan seusai pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Ian Walton

Pelatih Liverpool, Arne Slot, turut menyampaikan simpati atas situasi yang dialami pemain andalannya itu. Saat diwawancarai TNT Sports sebelum pertandingan, pelatih asal Belanda tersebut mengakui absennya Konate menjadi kehilangan besar bagi tim.

“Yang terpenting, ini adalah situasi yang sangat menyedihkan baginya dan keluarganya. Kami semua turut merasakan kesedihan itu,” ujar Slot.

“Selain itu, tentu kami juga merindukannya di lapangan karena ia hampir selalu saya mainkan.”

Konate memang menjadi sosok penting di lini belakang Liverpool musim ini. Ia tercatat selalu tampil sebagai starter dalam setiap pertandingan Premier League The Reds sejauh ini, menunjukkan peran krusialnya di bawah komando Slot.

2 dari 4 halaman

Kehidupan Konate

Pemain Liverpool, Ibrahima Konate, merayakan gol yang kemudian dianulir setelah pemeriksaan VAR dalam laga Liga Champions kontra Inter Milan, Rabu, (10/12/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Liverpool, Ibrahima Konate, merayakan gol yang kemudian dianulir setelah pemeriksaan VAR dalam laga Liga Champions kontra Inter Milan, Rabu, (10/12/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Lahir di Paris, Konate merupakan anak kedua termuda dari delapan bersaudara. Orang tuanya diketahui bermigrasi dari Mali ke Prancis. Perjalanan hidup Konate menuju level tertinggi sepak bola Eropa tidaklah mudah. Pada usia 15 tahun, ia meninggalkan Paris untuk bergabung dengan akademi Sochaux demi mengejar mimpinya sebagai pesepak bola profesional.

Dalam wawancara dengan The Guardian pada 2022, Konate sempat mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia mengaku tumbuh dengan bermain sepak bola di jalanan dan lapangan kecil berpagar besi yang akrab disebut “cages” oleh anak-anak Paris.

“Kami tidak punya uang untuk menonton pertandingan di stadion atau bermain di lapangan yang layak. Tapi kami selalu menemukan cara untuk bermain,” tutur Konate kala itu.

“Di sekolah, kami bahkan membuat bola dari kertas dan selotip. Entah bola itu dari busa, plastik, atau kulit, kami akan bermain sepanjang hari.”

3 dari 4 halaman

Pukulan Telak untuk Konate

Ibrahima Konate dan Armando Broja berebut bola dalam laga Premier League antara Liverpool vs Burnley di Anfield, 17 Januari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Ibrahima Konate dan Armando Broja berebut bola dalam laga Premier League antara Liverpool vs Burnley di Anfield, 17 Januari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Kehilangan ayah tercinta menjadi pukulan berat bagi Konate, yang kini juga tengah menghadapi masa depan penting dalam kariernya.

Kontrak bek tangguh tersebut di Anfield dilaporkan akan berakhir pada musim panas mendatang, membuat spekulasi soal masa depannya bersama Liverpool terus bergulir.

Namun untuk saat ini, sepak bola jelas bukan prioritas utama. Seluruh keluarga besar Liverpool dan para penggemar The Reds di seluruh dunia memberikan dukungan moral bagi Konate agar tetap kuat menghadapi masa berduka ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL