
Bola.net - Penyerang Brasil, Gabriel Jesus mengaku heran dengan mereka yang menyebut diri sebagai kritikus sepak bola tetapi justru lebih sering menenggelamkan karier pemain. Menurutnya, kritik yang baik adalah kritik demi perkembangan.
Striker Manchester City ini merupakan salah satu pemain yang dikritik usai kegagalan Brasil di Piala Dunia 2018 lalu. Punya skuat mumpuni, Brasil hanya bisa melangkah sampai perempat final.
Jesus merupakan salah satu striker inti Brasil pada turnamen tersebut. Meski masih muda, Jesus mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Brasil, Tite.
Sayangnya, dia gagal membuktikan diri. Jesus tidak melahirkan banyak gol, yang akhirnya berujung pada kritik terhadap dirinya. Dia dianggap tidak layak bermain sebagai striker utama Brasil.
"Sebagai suporter, saya tidak akan senang melihat penyerang nomor sembilan Brasil gagal mencetak gol," buka Jesus kepada UOL.
"Saya tidak menempuh perjalanan bagus [pada Piala Dunia 2018], itu terjadi pada semua pemain. Saya kira, meski kami tereliminasi, jika saya berhasil mencetak gol di laga pertama dan kelima, itu bakal mengubah seluruh pandangan tentang Piala Dunia saya."
"Sekarang saya mengaku bahwa saya tidak banyak membaca kritik yang ditulis tentang, saya, sebab itu sangat berat," imbuhnya.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pujian dan Cacian
Lebih lanjut, Jesus tahu sepak bola selalu melibatkan pujian dan cacian. Dia sangat memahami betapa pedasnya kritik bisa menyerang pemain, khususnya karena dia bermain di Premier League.
"Ada orang-orang yang memuji pemain setelah tampil hebat dalam satu atau dua pertandingan, menyebutnya sebagai bintang," sambung Jesus.
"Lalu ada pihak lain yang mengkritik pemain setelah satu atau dua laga buruk, menyebut 'mengapa anda bermain sepak bola?'."
"Terkadang itu tampak seperti mereka tidak ingin melihat pemain itu berkembang baik secara pribadi maupun secara profesional," tandasnya.
Baca Juga:
- Tanpa Vincent Kompany, Peluang Juara Manchester City Semakin Berkurang
- Disebut Bakal Gabung Man City, Dani Alves Asyik Liburan di Bali
- Pentas di Liverpool, Eks Band Oasis Ini akan Pakai Seragam Manchester City
- Manchester City Masih Evaluasi Opsi Mendatangkan Dani Alves
- 10 Klub Terboros di Bursa Transfer Lima Tahun Terakhir, Nomor Berapa Klub Idola Kalian?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Alternatif Harry Maguire untuk Manchester City
Editorial 15 Juli 2019, 14:32
-
Manchester City Pede Leroy Sane Bakal Tolak Tawaran Bayern Munchen
Liga Inggris 15 Juli 2019, 14:30
-
Man City Batal Berangkat ke Tiongkok Sesuai Jadwal, Kenapa?
Liga Inggris 15 Juli 2019, 11:38
-
Gabriel Jesus Heran, Mengapa Banyak Kritikus Sepak Bola yang Sok Tahu?
Piala Dunia 15 Juli 2019, 11:20
-
Tanpa Vincent Kompany, Peluang Juara Manchester City Semakin Berkurang
Liga Inggris 14 Juli 2019, 08:00
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


















KOMENTAR