
Bola.net - Legenda Manchester United, Roy Keane, melontarkan pujian untuk Morgan Rogers secara khusus. Komentar ini datang setelah sang pemain tampil impresif bersama Timnas Inggris dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Inggris baru saja meraih kemenangan telak 5-0 atas Serbia di Belgrade. Rogers menjadi salah satu bintang lapangan meski tidak mencatatkan namanya di papan skor.
Menurut Keane, penampilan apik gelandang Aston Villa itu akan menciptakan 'masalah' bagi pelatih, Thomas Tuchel. Tuchel kini dihadapkan pada pilihan sulit untuk laga-laga berikutnya.
Tak hanya Keane, pujian juga datang dari pundit lain hingga sang pelatih sendiri. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini Bolaneters!.
Ciptakan 'Masalah' untuk Tuchel
Roy Keane menyoroti bagaimana Morgan Rogers berhasil memanfaatkan kesempatan emas di timnas. Absennya beberapa pemain kunci seperti Cole Palmer dan Jude Bellingham membuka jalan baginya untuk unjuk gigi.
Penampilannya sebagai pemain nomor 10, termasuk sebuah assist cerdik untuk gol Noni Madueke, dianggap sangat memukau. Keane yakin Tuchel akan sangat kesulitan untuk mencadangkannya setelah performa seperti ini.
"Apa yang dia lakukan adalah memberikan manajer sebuah masalah dan opsi yang brilian," ujar Keane kepada ITV.
"Ketika Anda mendapat kesempatan dan tampil seperti itu, Anda mengirim pesan kepada manajer bahwa 'Anda akan kesulitan untuk menepikan saya', dan hanya itu yang bisa dilakukan para pemain ini," lanjutnya.
Disamakan dengan Legenda Inggris
Pujian Keane untuk Rogers tidak berhenti sampai di situ saja. Ia bahkan melangkah lebih jauh dengan menyamakan gaya main sang gelandang dengan seorang legenda besar Inggris.
Gerakan lincah Rogers saat berada di area sempit mengingatkan Keane pada sosok Paul Gascoigne. Kemampuannya untuk melepaskan diri dari kawalan ketat lawan dinilai sangat spesial dan langka.
"Ketika dia berada di area sempit dan berhasil lolos, dia mengingatkan saya pada Gazza (Paul Gascoigne)," ungkap Keane.
"Dia punya sesuatu di mana Anda pikir sudah berhasil menghentikannya, tapi kemudian dia lolos dari Anda. Hanya momen-momen kecil di sana, dia mengingatkan saya pada Gazza," tambahnya.
Kualitas yang Diakui Ian Wright
Ternyata bukan hanya Keane yang terkesan dengan penampilan Rogers. Legenda Arsenal, Ian Wright, juga memberikan sanjungan serupa untuk pemain berusia 23 tahun tersebut.
Wright secara spesifik menyoroti ketenangan dan kualitas Rogers saat bermain dengan punggung menghadap gawang. Kemampuannya untuk berbalik cepat dan menciptakan peluang dinilai sebagai atribut kunci seorang nomor 10 modern.
"Dia punya keyakinan dan kualitas untuk bermain dengan punggung menghadap gawang saat bola datang kepadanya, atau jika dia mendapat bola dan berlari ke arah Anda, dia akan melewati Anda," kata Wright.
"Saat Anda bermain di posisi nomor 10, Anda harus bisa menerima bola dengan punggung menghadap gawang, berbalik cepat, menerimanya saat setengah berbalik dan membuat sesuatu terjadi, dan itulah yang dia lakukan," tambahnya.
Respons Berkelas Thomas Tuchel
Di tengah pujian untuk individu, Thomas Tuchel sebagai manajer memberikan respons yang lebih berfokus pada kolektivitas tim. Ia mengaku sangat puas dengan performa seluruh skuadnya dari awal hingga akhir pekan internasional.
Tuchel menegaskan bahwa level permainan saat melawan Serbia harus menjadi standar baru bagi Inggris ke depannya. Ia menyoroti kerja keras dan intensitas tim, terutama "pekerjaan tak terlihat" saat bertahan.
"Saya lebih dari sekadar senang untuk tim dan staf. Kami menjalani pekan yang luar biasa dari awal hingga akhir. Kami baru saja membuktikan apa yang saya lihat setiap hari di pemusatan latihan ini dan itu membuat saya sangat bahagia," ucap Tuchel kepada ITV.
"Para pemain melakukannya dengan luar biasa. Penghargaan diberikan kepada mereka, mereka melakukan hal yang luar biasa - itulah standarnya," pungkas Tuchel.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gara-gara Pemain Ini, Roy Keane Sebut Thomas Tuchel Bakal Pusing Tujuh Keliling!
Piala Dunia 10 September 2025, 11:45
-
Roy Keane: Matheus Cunha Bukan Pemain Flop untuk MU!
Liga Inggris 3 September 2025, 16:41
-
Terungkap! Isi Kontrak Lawas Roy Keane di MU, Ada Fasilitas Mewah untuk Keluarga
Liga Inggris 22 Agustus 2025, 14:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR