Pertandingan final Piala Dunia 2018 Rusia mempertemukan melawan . Pertandingan sepakbola paling akbar sedunia ini dilangsungkan di Luzhniki Stadium pada hari Minggu (15/07).
Pertandingan final ini berjalan sangat terbuka. Kroasia bermain menyerang tapi tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Mario Mandzukic. Ivan Perisic mencetak gol indah untuk menyamakan kedudukan. Prancis mendapatkan hadiah penalti yang bisa dikonversi menjadi gol oleh Antoine Griezmann.
Pada babak kedua, Prancis kembali bermain lebih tajam meski Kroasia bermain lebih agresif. Dua gol indah dari Paul Pogba dan Kylian Mbappe tercipta untuk membawa Prancis unggul jauh. Kesalahan fatal Hugo Lloris dimanfaatkan oleh Mandzukic untuk memperkecil ketertinggalan Kroasia. Laga ini akhirnya berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Les Bleus. (bola/hsw)
Babak pertama

Ivan Perisic dan Ante Rebic menekan dari kedua sisi dan Mario Mandzukic menunggu di depan gawang lawan, bersiap untuk berduel udara. Tapi tekanan awal Kroasia ini tak bisa berbuah gol cepat, justru Prancis yang bisa mencetak gol lebih dulu.
Prancis mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti. Antoine Griezmann mengayunkan bola ke depan gawang. Mario Mandzukic salah mengantisipasi bola dan justru menyundulnya masuk ke gawangnya sendiri. Prancis unggul 1-0.
Keunggulan prancis hanya bertahan sepuluh menit saja. Lewat serangan yang tertata dengan baik, Kroasia menekan Prancis hingga bertahan di kotak penalti mereka. Umpan-umpan apik Kroasia bisa diselesaikan dengan tembakan terukur Ivan Perisic yang bersarang di gawang Lloris. Skor kembali imbang 1-1.
Kontroversi terjadi pada menit ke-36. Prancis mendapat tendangan sudut yang kemudian bergulir keluar setelah menyentuh tangan Perisic. Wasit nestor Pitana kemudian berkonsultasi dengan para wasit VAR sebelum kemudian melihat kembali tayangan ulang. Pitana menunjuk titik penalti, mengindikasikan adanya handball.
Tak banyak protes yang dilakukan kubu Kroasia. Griezmann maju menjadi eksekutor dan sukses menaklukkan Subasic untuk membawa Prancis unggul 1-0 pada babak pertama.
Babak Kedua

Saat Kroasia sibuk menyerang, Prancis membuktikan ketajaman mereka dengan mencetak gol ketiga. Kylian Mbappe mengacak-acak di sisi kanan, sebelum kemudian bola jatuh ke kaki Griezmann. Tak bisa menembak, Griezmann memberikan bola kepada Paul Pogba. Setelah tembakan pertamanya membentur lawan, Pogba melepas tembakan kedua yang bersarang ke gawang Subasic saat laga berjalan satu jam.
Enam menit berselang, gol cantik kembali tercipta bagi Prancis, kali ini lewat Kylian Mbappe. menguasai bola di luar kotak penalti, Mbappe melakukan gerak tipu yang mengecoh Vida. Tembakan Mbappe melaju keras ke gawang Subasic menjadi gol indah. Skor 4-1.
Kiper sekaligus kapten Prancis, Hugo Lloris melakukan kesalahan fatal. Menguasai bola di depan gawangnya sendiri, Lloris memain-mainkan bola dan Mario Mandzukic berlari memberikan tekanan. Bermaksud mengelabui lawan, bola justru disambar Mandzukic untuk mencetak gol kedua Kroasia. Skor berubah menjadi 4-2.
Kroasia tak patah semangat meski tertinggal cukup jauh. Zlatko Dalic melakukan beberapa pergantian ofensif untuk menambah daya dobrak timnya. Sementara itu, Didier deschamps juga melakukan beberapa pergantian taktis untuk meredam agresivitas Kroasia.
Ada beberapa peluang emas yang didapat kedua tim, tapi sampai laga usai, skor 4-2 tetap bertahan. Prancis menjadi juara dunia!
Susunan Pemain Kedua Tim

Susunan pemain Kroasia: Danijel Subasic; Sime Vrsaljko, Dejan Lovren, Domagoj Vida, Ivan Strinic (Marko Pjaca, 91'); Ivan Rakitic, Marcelo Brozovic; Ante Rebic (Andre Kramaric, 73'), Luka Modric, Ivan Perisic; Mario Mandzukic.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Prancis vs Kroasia: Skor 4-2
Piala Dunia 15 Juli 2018, 23:56
-
Prancis vs Kroasia, Taburan Rekor Unik Mandzukic
Piala Dunia 15 Juli 2018, 23:49
-
HT Review Prancis vs Kroasia: Skor 2-1
Piala Dunia 15 Juli 2018, 22:56
-
Final Piala Dunia 2018: Inilah Susunan Pemain Prancis vs Kroasia
Piala Dunia 15 Juli 2018, 21:42
-
Jelang Prancis vs Kroasia, Modric Puji Mandzukic
Piala Dunia 15 Juli 2018, 20:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR