
Bola.net - Pelatih AC Milan Stefano Pioli menyebut nama Lionel Messi dan bukan Cristiano Ronaldo sebagai salah satu dari tiga legenda terbesar dalam sepak bola.
Nama Messi sedang ramai dibicarakan di penjuru dunia dalam beberapa hari belakangan ini. Pasalnya ia berhasil membantu Argentina jadi juara Piala Dunia 2022.
Messi membantu Argentina mengalahkan Prancis di partai final yang dahsyat dan dramatis. Kemenangan itu membuat Messi akhirnya bisa melengkapi gelar juaranya.
Ia kini sudah meraih hampir segalanya di level klub dan di level internasional. Kemenangan itu juga membuat banyak orang memberikan gelar GOAT alias pemain terbaik sepanjang masa.
Tiga Legenda Sepak Bola Versi Pioli
Status GOAT Lionel Messi ini kemudian ditanyakan kepada Stefano Pioli. Pelatih asal Italia itu ditanya apakah Messi memang sudah layak disebut sebagai yang terbaik sepanjang masa.
Pioli tampaknya kurang sepakat dengan status tersebut. Pasalnya ia mengatakan ada dua orang lain yang layak masuk status tersebut dan salah satunya bukanlah Cristiano Ronaldo.
"Ada tiga legenda dalam dunia sepak bola: Pele, Maradona, dan Messi. Tapi mereka semua milik era yang berbeda," cetusnya pada Gazzetta dello Sport.
Dukungan untuk Theo dan Giroud

Dalam skuad Prancis yang tumbang di final Piala Dunia 2022 melawan Lionel Messi dkk, ada dua nama penggawa AC Milan. Mereka adalah Olivier Giroud dan Theo Hernandez.
Pioli berusaha menghibur kedua anak asuhnya itu. Ia mengatakan meski kalah, keduanya telah membuktikan bahwa mereka adalah pemain yang berkelas.
“Saya mendukung Theo dan Olivier. Saya tahu betapa pentingnya memenangkan Piala Dunia,” kata Pioli.
“Giroud sudah memenangkannya. Theo bermain di kompetisi internasional besar untuk pertama kalinya," sambungnya.
"Saya berbicara dengan mereka malam itu dan mereka pasti bangga dengan jalan mereka. Giroud telah terbukti menjadi juara yang kita semua tahu, tidak hanya secara teknis, tetapi juga di level manusia. Theo telah membuktikan apa yang Maldini dan saya katakan kepadanya sejak lama. Ia bisa menjadi bek kiri terbaik di dunia," puji Pioli.
Soal Rafael Leao
Satu lagi penggawa AC Milan yang bermain di Piala Dunia 2022 adalah Rafael Leao. Sayangnya ia hanya bisa membantu Portugal sampai ke babak perempat final saja.
Setelah Portugal tersingkir, Leao tak langsung pulang ke Portugal. Ia malah menyempatkan diri mengunjungi rekan-rekannya lebih dahulu di kamp latihan mereka di Dubai dan hal ini disambut positif oleh Stefano Pioli.
“Kami tidak menyangka ia datang ke sini dan menyapa kami, itu bagus. Itu membuktikan bahwa para pemain bahagia bersama," serunya.
“Para pemain datang dari berbagai tempat di dunia, mereka memiliki budaya yang berbeda, tetapi telah menemukan cara untuk bersama dengan baik," ujar Pioli.
Klasemen Serie A
(Gazzetta Dello Sport)
Baca Juga:
- Tak Kunjung Bersinar di AC Milan, Pioli Bakal Geser Posisi De Ketelaere
- Demi Mykhaylo Mudryk, AC Milan Harus Jual Rafael Leao
- Pioli Coba Bujuk Leao Bertahan di AC Milan
- Diincar MU dan Arsenal, Ismael Bennacer Pilih Setia di AC Milan
- Final Piala Dunia 2022 Disebut Lebih Baik dari Istanbul 2005, Pendukung Liverpool Setuju?
- Musim Lalu Scudetto, Musim ini, AC Milan Inginkan Segalanya!
- GOAT! Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Lionel Messi Akhirnya Pecahkan Rekor Likes Terbanyak di Instagr
- Lionel Messi Tiba dengan Trofi Piala Dunia, Argentina Berpesta Pagi-pagi Buta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Lancarkan Operasi Senyap untuk Bajak Naby Keita
Liga Italia 22 Desember 2022, 20:03
-
Ini Tiga Legenda Terbesar Sepak Bola Versi Bos Milan: Ada Messi, Ronaldo tak Termasuk
Piala Dunia 22 Desember 2022, 06:29
-
Level Makin Meningkat, Pioli Pede Milan Bisa Menang, Menang, dan Menang!
Liga Italia 22 Desember 2022, 06:05
-
Tak Kunjung Bersinar di AC Milan, Pioli Bakal Geser Posisi De Ketelaere
Liga Italia 21 Desember 2022, 21:51
-
Demi Mykhaylo Mudryk, AC Milan Harus Jual Rafael Leao
Liga Italia 21 Desember 2022, 15:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR