
Bola.net - Iran dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026 meskipun sebelumnya sudah mengamankan tiket lolos. Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi alasan utama keputusan tersebut.
Serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026 memicu ketegangan serius. Kondisi ini membuat pemerintah Iran mengambil langkah drastis terkait partisipasi di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, secara resmi mengumumkan bahwa negaranya mundur dari Piala Dunia 2026. Padahal, Mehdi Taremi dan rekan-rekannya lolos sebagai juara Grup A pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Keputusan ini memunculkan pertanyaan besar di dunia sepak bola. Siapa yang akan menggantikan Iran di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko?
Aturan FIFA Soal Pengganti Peserta Piala Dunia

FIFA sebenarnya telah menyiapkan mekanisme apabila ada peserta yang mundur dari Piala Dunia. Aturan tersebut tertuang dalam regulasi resmi turnamen.
Dalam Artikel 6 pasal 3 regulasi Piala Dunia 2026, FIFA memberikan kewenangan penuh kepada Dewan FIFA untuk menentukan pengganti peserta yang mundur.
“Dewan FIFA atau komite terkait dapat memutuskan, khususnya, untuk mengganti asosiasi anggota yang bersangkutan dengan asosiasi lain,” demikian bunyi artiketl 6 pasal 3 aturan FIFA soal Piala Dunia 2026.
Menariknya, regulasi tersebut tidak mewajibkan pengganti berasal dari konfederasi yang sama. Artinya, secara teoritis FIFA memiliki ruang keputusan yang sangat luas.
Mantan Direktur Regulasi Sepak Bola FIFA, James Kitching, bahkan menegaskan bahwa pengganti Iran tidak harus berasal dari Asia.
"Artinya, misalnya jika ada tim yang mengundurkan diri maka tidak harus diganti oleh tim yang berasal dari konfederasi yang sama, atau bahkan tidak perlu diganti sama sekali Apakah skenario tersebut bisa diterima secara politis? Itu pertanyaan berbeda," sambung Kitching.
Irak dan Uni Emirat Arab Jadi Kandidat Terdepan
Jika FIFA memutuskan pengganti berasal dari zona Asia, maka Irak dan Uni Emirat Arab menjadi dua kandidat paling kuat. Keduanya berada di posisi teratas di antara tim Asia yang belum memastikan tiket Piala Dunia.
Irak saat ini masih memiliki agenda penting di jalur kualifikasi. Mereka dijadwalkan menjalani playoff interkontinental pada akhir Maret 2026.
Dalam laga tersebut, Irak akan menghadapi pemenang duel antara Bolivia dan Suriname. Hasil pertandingan itu bisa berpengaruh pada keputusan FIFA.
Sementara itu, Uni Emirat Arab berada tepat di belakang Irak dalam jalur kualifikasi. Mereka menjadi salah satu tim yang secara matematis masih berada dalam jalur kompetitif menuju Piala Dunia.
Ada sejumlah skenario yang bisa terjadi. Salah satunya Irak langsung menggantikan Iran, sementara posisi Irak di jalur playoff digantikan oleh Uni Emirat Arab.
Apakah Timnas Indonesia Punya Peluang?

Nama Timnas Indonesia ikut ramai dibicarakan di media sosial sebagai calon pengganti Iran. Diskusi tersebut muncul setelah situasi geopolitik di Asia Barat menjadi tidak stabil.
Indonesia memang menjadi satu-satunya negara non-Asia Barat yang berhasil mencapai fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hal ini membuat peluang tersebut secara teoritis terbuka.
Namun secara peringkat kompetitif, posisi Indonesia belum berada di barisan terdepan. Tim Merah Putih finis di peringkat ketiga Grup B di bawah Arab Saudi dan Irak.
Selain Indonesia, Oman juga sempat disebut sebagai kandidat. Namun faktor geografis dan situasi kawasan Timur Tengah membuat opsi ini tidak selalu menjadi pilihan ideal.
Baca Ini Juga:
- Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
- Abaikan Konflik AS-Iran, Presiden FIFA Klaim Piala Dunia 2026 Akan Spektakuler!
- Kurang dari 100 Hari Menuju Piala Dunia: Walid Regragui Mundur dari Timnas Maroko
- Play-off Interkontinental Piala Dunia 2026 Terancam Kacau: Irak di Tengah Krisis Perang Timur Tengah
- Cedera Parah di Real Madrid dan Harus Absen di Piala Dunia 2026, Rodrygo Terpukul
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR