
Bola.net - - Tim nasional Italia sedang memulai lembaran baru di bawah pelatih Roberto Mancini. Bek tangguh AC Milan, Leonardo Bonucci pun dipilih menjadi kapten karena segudang pengalamannya.
Selain itu, Mancini juga memanggil kembali Mario Balotelli yang sempat absen beberapa tahun terakhir. Terakhir kali Balotelli membela Italia adalah pada 2014 lalu di Piala Dunia Brasil.
Setelah itu, Balotelli seakan kehilangan kepercayaan pelatih-pelatih Italia berikutnya. Baik Antonio Conte, Gian Piero Ventura, maupun pelatih sementara Luigi Di Biagio tidak memercayainya.
Namun nasib Balotelli berubah di bawah Mancini. Sebagaimana diketahui, Mancini memang salah satu pelatih yang mampu menangani sisi liar Balotelli.
Italia saat ini mempersiapkan tim untuk melawan Arab Saudi (Senin 28/5), Prancis (1 Juni) dan Belanda (4 Juni). Bonucci terang-terangan memuji bahwa Balotelli sudah lebih dewasa dan tidak seperti dulu.
"Menjadi kapten tim nasional jelas merupakan sesuatu yang bisa anda rasakan," ujar Bonucci di fourfourtwo.
"Ada rasa tanggung jawab besar, tapi yang paling hebat adalah rasa bangga. Saya ingin menjadi contoh untuk pemain lain, juga Mario (Balotelli) yang saya temukan sudah berubah, menjadi dewasa."

Seharusnya Jadi Penyerang Terbaik
Tidak kurang pelatih dan analis sepak bola yang memuji kehebatan Balotelli saat mengolah si kulit bundar. Bahkan Balo sempat diprediksi akan menjadi salah satu penyerang terbaik dalam sejarah.
Walaupun demikian, pemain berusia 27 tahun ini memiliki masalah kepribadian yang serius. Dia kerap kali bermasalah dengan rekan setimnya saat sesi latihan, bahkan dengan jelas menunjukkan kemarahannya di lapangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Balotelli Kembali ke Timnas, Capello: Itu Berat!
Liga Italia 28 Mei 2018, 18:07
-
Kembali ke Timnas Italia, Balotelli Merasa Aneh
Piala Dunia 28 Mei 2018, 11:23
-
Jadi Kapten Italia, Bonucci Ingin Jadi Contoh Untuk Balotelli
Piala Dunia 28 Mei 2018, 11:03
-
Lawan Arab Saudi, Italia Belum Yakin akan Mainkan Balotelli
Piala Dunia 28 Mei 2018, 10:55
-
Editorial 27 Mei 2018, 23:00

LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR