
Bola.net - Spanyol gagal meraih kemenangan perdana di Pala Dunia 2026 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase awal turnamen mengingat perbedaan status dan pengalaman kedua tim.
Sepanjang pertandingan di Atlanta Stadium, Spanyol tampil dominan dalam hampir seluruh aspek permainan. Namun, berbagai peluang yang mereka ciptakan tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Pelatih Luis de la Fuente menilai timnya sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan. Meski demikian, ia mengakui ada sejumlah faktor yang membuat timnya gagal memaksimalkan dominasi tersebut.
De la Fuente Akui Spanyol Kurang Segar

Spanyol menguasai bola hingga 74 persen sepanjang pertandingan. Mereka juga unggul jauh dalam jumlah umpan akurat dengan catatan 734 berbanding 205 serta mencatat keunggulan 7-1 dalam tembakan tepat sasaran.
Meski mendominasi statistik, tim asuhan De la Fuente tidak mampu membobol gawang Cape Verde. Menurut sang pelatih, para pemainnya tidak tampil dengan ketajaman yang biasanya diperlihatkan.
"Kami kurang segar, kurang sentuhan akhir yang halus," kata De la Fuente. "Saya pikir pertandingan pertama juga sedikit memberikan dampak kepada kami."
De la Fuente menilai timnya tetap mampu menciptakan cukup banyak peluang. Namun, kurangnya efektivitas di depan gawang membuat Spanyol harus puas membawa pulang satu poin.
Vozinha Jadi Penghalang Utama Spanyol

Salah satu faktor utama kegagalan Spanyol meraih kemenangan adalah penampilan impresif penjaga gawang Cape Verde, Vozinha. Kiper berusia 40 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang yang diciptakan para pemain Spanyol.
Ferran Torres hampir membawa timnya unggul pada babak pertama. Namun, tembakannya membentur mistar gawang pada menit ke-39 sebelum peluang lain berhasil diamankan oleh Vozinha enam menit kemudian.
Penjaga gawang Cape Verde itu juga menggagalkan peluang dari Mikel Oyarzabal dan Aymeric Laporte. Pada babak kedua, Fabian Ruiz, Marc Cucurella, dan Marcos Llorente termasuk di antara pemain yang nyaris mencetak gol tetapi gagal memanfaatkan kesempatan.
De la Fuente kemudian memasukkan Lamine Yamal pada menit ke-71 untuk menambah daya gedor. Namun, pemain muda Barcelona tersebut juga tidak mampu memecah kebuntuan hingga pertandingan berakhir.
Cape Verde Nyaris Curi Kemenangan
Meski lebih banyak bertahan, Cape Verde hampir mencuri kemenangan dramatis pada masa injury time. Peluang emas datang melalui bek tengah Diney Borges, tetapi berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Spanyol, Unai Simon.
Setelah pertandingan, De la Fuente mengungkapkan bahwa timnya memang sudah memperkirakan duel melawan Cape Verde akan berlangsung sulit. Menurutnya, lawan memiliki organisasi pertahanan yang kuat dan kondisi fisik yang sangat baik.
"Kami sudah mengetahui tingkat kesulitannya. Sebelum pertandingan kami sudah melakukan penilaian bahwa laga ini akan sulit melawan tim yang bermain sangat dalam dengan blok pertahanan rendah dan juga memiliki kondisi fisik yang sangat baik yang akan menimbulkan masalah," lanjut De la Fuente.
"Meski begitu, kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol."
Hasil imbang ini membuat Spanyol harus menunda upaya mereka mengamankan kemenangan pertama di fase grup. Sementara itu, Cape Verde berhasil meraih poin bersejarah pada penampilan mereka di Piala Dunia.
Jangan Lewatkan!
- Hasil Arab Saudi vs Uruguay: Duel Sengit Berakhir Imbang, Grup H Makin Panas
- Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
- Tangisan Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Pahlawan Cape Verde
- Virgil van Dijk Kritik Aturan Water Break di Piala Dunia 2026, Apa Masalahnya?
- Efek Instan dalam 23 Detik, Romelu Lukaku Bantu Belgia Paksa Hasil Imbang dengan Mesir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
-
Link Streaming Borneo vs Bali United, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 14:00
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR